PEKANBARU – Telkomsel meraih penghargaan Best Employee Engagement/Internal Communications dalam ajang PR Awards 2026 yang digelar oleh Marketing-Interactive untuk kawasan Asia Pasifik.
Penghargaan tersebut diberikan atas kampanye internal bertajuk #TelkomselJagaData yang menempatkan karyawan sebagai elemen utama dalam menjaga keamanan data dan informasi perusahaan.
Capaian ini menunjukkan pendekatan Telkomsel dalam memperkuat sistem keamanan digital melalui penguatan sumber daya manusia, di tengah meningkatnya ancaman kejahatan siber yang kian kompleks.
Program #TelkomselJagaData mulai dijalankan sejak 2024 dengan fokus pada peningkatan kesadaran internal terkait perlindungan data. Kampanye ini juga membekali karyawan dengan pemahaman terhadap berbagai potensi risiko, seperti phishing dan modus penipuan digital yang menyamar sebagai komunikasi resmi.
Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyatakan bahwa keamanan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan individu yang mengelolanya.
Menurutnya, kampanye ini dirancang untuk menanamkan tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan data pelanggan maupun perusahaan.
Sebagai operator dengan lebih dari 157,5 juta pelanggan seluler dan 10,2 juta pelanggan fixed broadband, Telkomsel menilai kesiapan karyawan menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas dan keandalan layanan.
Besarnya skala operasional tersebut menjadikan pengelolaan keamanan data sebagai prioritas strategis, terutama dalam melindungi informasi pelanggan yang terus bertambah.
Dalam pelaksanaannya, kampanye #TelkomselJagaData mengusung pendekatan edukatif dan berbasis pengalaman, seperti simulasi serangan siber serta studi kasus, termasuk skenario Dream Job Phishing.
Pendekatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada karyawan dalam mengenali pola ancaman digital, sehingga mampu merespons secara cepat dan tepat.
Hasil evaluasi internal yang melibatkan sekitar 6.200 karyawan menunjukkan sebanyak 92,4 persen responden mengaku kampanye tersebut meningkatkan pemahaman mereka terkait keamanan data.
Temuan ini menjadi dasar bagi Telkomsel untuk terus menyempurnakan strategi komunikasi internal agar lebih relevan dan adaptif terhadap berbagai fungsi kerja di dalam organisasi.
Ajang PR Awards sendiri merupakan program tahunan yang kini memasuki tahun ke-13, dengan penilaian berbasis efektivitas komunikasi strategis, mulai dari identifikasi tantangan, perencanaan, eksekusi, hingga dampak yang dihasilkan.
Penghargaan ini menjadi salah satu tolok ukur praktik terbaik dalam komunikasi korporasi di kawasan Asia Pasifik.
Di tengah dinamika industri telekomunikasi dan digital, integrasi antara teknologi dan kesiapan sumber daya manusia dinilai semakin penting.
Pasalnya, ancaman siber tidak hanya menyasar sistem, tetapi juga individu melalui teknik rekayasa sosial, sehingga peningkatan literasi keamanan menjadi bagian penting dalam mitigasi risiko.
Melalui pengakuan di tingkat regional ini, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat komunikasi internal sebagai bagian dari tata kelola perusahaan yang baik.
Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah strategis dalam menjaga kepercayaan pelanggan di tengah percepatan transformasi digital dan meningkatnya kebutuhan perlindungan data.