www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Terungkap, Penabrak Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Ternyata Positif Narkoba
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Menu MBG Dinilai Berisiko, Dosen UGM Ingatkan Bahaya UPF
Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:03:54 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan lebih dari satu tahun di Indonesia menuai sorotan dari kalangan akademisi. Pasalnya, menu yang disajikan dalam program tersebut dinilai masih didominasi pangan olahan ultra (ultra processed food/UPF), yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan jangka panjang bagi anak-anak.

Dosen Departemen Gizi Fakultas Kedokteran, Keperawatan, dan Kesehatan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz., Dietisien, MPH, menilai penggunaan UPF dalam MBG bertolak belakang dengan kampanye Kementerian Kesehatan terkait pengurangan konsumsi gula, garam, dan lemak.

“Anak-anak yang rutin mengonsumsi UPF akan terpapar natrium, gula tambahan, dan lemak berlebih. Dampaknya memang tidak langsung terlihat, tetapi dalam 10 hingga 15 tahun ke depan bisa menjadi bom waktu munculnya penyakit kronis,” kata Mirza, dikutip dari laman resmi UGM.

Menurutnya, Indonesia memiliki keragaman pangan lokal yang melimpah dan tidak kalah kualitasnya dibanding bahan pangan impor. Pemanfaatan bahan pangan lokal dinilai penting agar menu MBG sesuai dengan kultur dan kondisi biologis anak-anak di masing-masing daerah.

“Tidak semua wilayah memiliki kebutuhan pangan yang sama. Papua tentu berbeda dengan Jawa atau Sumatra. Jika menu diseragamkan dan bergantung pada UPF, itu justru tidak sesuai dengan konteks lokal,” ujarnya.

Mirza mendesak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai pelaksana MBG untuk menghentikan penggunaan UPF dan beralih ke pangan segar berbasis lokal. Ia menekankan tiga langkah utama yang perlu segera dilakukan.

Pertama, pengawasan ketat terhadap keamanan pangan dengan penerapan sanksi tegas bagi pihak yang melanggar ketentuan. Menurutnya, efek jera diperlukan agar seluruh pelaksana lebih berhati-hati.

“Kita bicara soal amanah besar karena program ini membawa nama presiden. Jika ada pelanggaran, harus ada konsekuensi yang jelas,” tegasnya.

Kedua, diperlukan pendampingan ilmiah dari perguruan tinggi dan lintas sektor untuk memantau dampak MBG terhadap kesehatan anak. Pendampingan tersebut dapat dilakukan melalui pemantauan status kesehatan, indikator kebugaran, serta pengukuran antropometri secara berkala.

Ketiga, kebijakan MBG dinilai perlu bersifat adaptif dan terbuka terhadap temuan ilmiah terbaru. Setiap masukan berbasis bukti, menurut Mirza, harus segera direspons dengan perbaikan kebijakan.

“Jika ada bukti ilmiah yang menunjukkan perlunya perubahan, maka harus segera dilakukan. Jangan sampai pada 2045 justru generasi ini menghadapi beban kesehatan yang berat,” pungkasnya.

Sumber: Kompas


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penabrak mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis menjadi tersangka (foto/ist)Terungkap, Penabrak Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Ternyata Positif Narkoba
Bupati Zukri bersama Wabup Husni menghadiri halalbihalal APRIL Group di RGE Community Center Riau, Komplek Pangkalan Kerinci (foto/Andy)Bupati Zukri Hadiri Halalbihalal APRIL Group, Dorong Hilirisasi Produk RAPP di Pelalawan
Sebaran hotspot di Riau kian mengkhawatirkan (foto/int)Riau Dikepung 206 Hotspot, Bengkalis Masih Jadi Wilayah Terparah
Satgas Karhutla Lakukan Pemadaman Api di Rupat Utara, Dumai Kota, dan PelalawanRatusan Hektare Lahan Terbakar, Pemadaman Karhutla Dikebut di 3 Wilayah Prioritas
Sambutan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dibacakan oleh Helwin Yunus yang bertindak sebagai pembina upacara. Pemprov Riau Apresiasi Kinerja BRK Syariah di Usia ke-60, Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Tata Kelola
  Kabaras FC juara Fourfeo Garuda Muda League 2026 (foto/Andy)Kabaras FC Juara Fourfeo Garuda Muda League 2026, Tampil Dominan Sepanjang Turnamen
Deninteldam XIX/TT bongkar muatan gelap di Tembilahan (foto/int)Penyelundupan Puluhan Ton Bawang dan Cabai Ilegal dari Kepri Digagalkan di Tembilahan
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Nurul Ikhsan (foto/Mimi)DPRD Pekanbaru Ingatkan Satpol PP, Jangan Jadi Backing PKL Nakal
Ilustrasi Pemko Pekanbaru gelontorkan Rp100 miliar untuk perbaikan jalan rusak di 2026 (foto/int)Pemko Pekanbaru Gelontorkan Rp100 M, Perbaikan 21 Ruas Jalan Dimulai Bertahap
Bupati Pelalawan, Zukri merancang WFH ASN selama Kamis-Jumat (foto/int)Pemkab Pelalawan Siapkan WFH ASN 2 Hari, Berlaku Bertahap Sesuai Jenis Layanan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved