KUANSING - Ancaman buaya liar di aliran Sungai Kuantan memakan korban, seorang anak perempuan berusia 6 tahun berinisial SN, warga Desa Koto Kombu, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang mengakibatkan luka serius, Rabu (14/1/2026) sore.
Peristiwa menegangkan itu terjadi sekitar pukul 18.10 WIB, ketika korban mandi bersama ibu, nenek dan adiknya.
Tanpa peringatan, seekor buaya tiba-tiba muncul dari dalam air dan menggigit paha kiri korban.
Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana membenarkan kejadian tersebut, dan menyebut korban nyaris terseret ke tengah sungai.
“Saat korban masuk ke sungai, tiba-tiba buaya menyerang dan menggigit paha kiri korban,” ujar AKBP Hidayat, Kamis (15/1/2026).
Melihat anaknya diterkam, ibu korban secara refleks menarik tubuh SN dengan sekuat tenaga.
Sementara itu, sang nenek berupaya melepaskan gigitan buaya dengan memukul dan menendangnya.
Upaya dramatis tersebut berhasil. Buaya akhirnya melepaskan korban dan kembali ke dalam sungai.
“Korban berhasil dilepaskan dari terkaman buaya. Beruntung buaya yang menyerang ukurannya tidak terlalu besar,” jelas Kapolres.
Korban kemudian segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Akibat serangan tersebut, SN mengalami luka gigitan cukup dalam di bagian paha kiri.
“Korban mendapatkan perawatan medis berupa 10 jahitan. Alhamdulillah, nyawa korban selamat,” tambahnya.
Menyikapi kejadian ini, Polres Kuansing meningkatkan kewaspadaan di wilayah bantaran Sungai Kuantan.
Seluruh Kapolsek diinstruksikan untuk mendata titik-titik rawan kemunculan buaya.
Selain itu, pihak kepolisian juga menggandeng pemerintah desa untuk memasang spanduk peringatan bahaya serangan buaya.
“Kami minta masyarakat sementara waktu mengurangi aktivitas mandi atau bermain di sungai, terutama sore hingga malam hari. Keselamatan jiwa masyarakat adalah prioritas utama,” pungkasnya.