PEKANBARU - Musibah kebakaran kembali merenggut nyawa warga Kota Pekanbaru. Sebuah rumah permanen di Jalan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, hangus dilalap api saat subuh, Minggu (25/1/2026).
Peristiwa tragis ini menewaskan seorang balita berusia tiga tahun yang terjebak di dalam rumah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, ketika sebagian besar penghuni masih terlelap. Salah satu saksi mata, Desi, yang merupakan kakak korban, mengaku terbangun setelah mendengar suara berisik yang tak biasa dari luar rumah.
“Awalnya saya dengar suara gaduh. Pas buka jendela, api sudah tinggi, rumah adik saya terbakar hebat,” ujar Desi.
Rumah yang terbakar diketahui milik Supriani, hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah Desi dan berada tak jauh dari kawasan Taman Pemakaman Tionghoa Umban Sari. Api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bangunan.
Saat kejadian, rumah tersebut dihuni tujuh orang, terdiri dari Supriani, suaminya Zulhernis, dan lima anak mereka. Namun, suami dan anak sulung tidak berada di rumah.
“Suaminya sedang lembur kerja, anak paling besar menginap di rumah temannya,” jelas Desi.
Api diduga pertama kali muncul dari bagian depan rumah, sementara Supriani dan tiga anaknya berada di kamar belakang.
Mereka berhasil menyelamatkan diri melalui pintu belakang saat api mulai membesar.
Namun nahas, Zhafran (3), anak bungsu yang tidur di kamar depan, tidak sempat dievakuasi.
“Kami mau masuk untuk menolong, tapi api sudah sejajar dengan atap. Tidak mungkin lagi,” kata Desi.
Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 06.15 WIB dan berhasil menjinakkan api. Setelah proses pemadaman, petugas menemukan jenazah Zhafran di dalam rumah.
Korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Pekanbaru sebelum akhirnya dimakamkan di Pemakaman Umban Sari sekitar pukul 11.30 WIB pada hari yang sama.
Berdasarkan keterangan keluarga, sumber api diduga kuat berasal dari korsleting listrik di bagian atas rumah.
Seluruh bangunan rumah dilaporkan hangus total, termasuk dua unit sepeda motor yang terparkir di dalam rumah.
Hingga kini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.