SIAK - Operasi kepolisian yang berlangsung mendadak pada Minggu (5/4/2026) dini hari mengubah suasana sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, menjadi tegang.
Aparat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengunjung hingga perizinan usaha, sebagai bagian dari upaya pencegahan peredaran narkotika.
Razia yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Siak, AKP Benny Apriandi Siregar dengan melibatkan personel gabungan dari Sat Resnarkoba, Sat Reskrim Unit PPA, Polsek Tualang, serta Tim Raga Polres Siak.
Ketika petugas memasuki salah satu karaoke keluarga di Jalan Raya Perawang KM 6, Kelurahan Perawang, suasana langsung berubah.
Sejumlah pengunjung tampak kaget dan panik saat pemeriksaan identitas, penggeledahan, hingga tes urine dilakukan di lokasi.
Dari hasil pemeriksaan intensif, aparat menemukan pelanggaran serius. Sebanyak 10 pengunjung dinyatakan positif menggunakan narkoba, terdiri dari 6 laki-laki dan 4 perempuan. Selain itu, polisi juga mengamankan 5 pengunjung yang masih di bawah umur.
Kasat Resnarkoba, AKP Benny Apriandi Siregar menegaskan, operasi ini merupakan bagian dari komitmen menjaga keamanan wilayah sekaligus memberantas peredaran narkoba.
“Kami melakukan pengecekan secara mendetail, baik terhadap izin tempat maupun para pengunjungnya. Sangat disayangkan masih ditemukan adanya pengunjung positif narkoba dan kehadiran anak di bawah umur di lokasi hiburan malam,” ujar AKP Benny.
Beberapa tempat hiburan lain diketahui telah tutup saat razia berlangsung. Dari lokasi tersebut, petugas tidak menemukan narkoba maupun obat terlarang lainnya.
Polisi memastikan para pengunjung yang dinyatakan positif narkoba akan menjalani proses rehabilitasi medis.
“Untuk sepuluh orang yang positif, rencananya akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pelalawan untuk menjalani rehabilitasi medis. Kegiatan razia ini akan terus kami laksanakan di seluruh wilayah Siak,” tegasnya.
Operasi berakhir sekitar pukul 02.30 WIB dalam kondisi aman dan terkendali. Seluruh pengunjung yang terjaring kemudian dibawa ke Polres Siak untuk pemeriksaan lanjutan.