www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Wako Agung: WFH ASN Pemko Pekanbaru Dievaluasi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


KPK Bongkar 8 Masalah Serius Program MBG, Potensi Korupsi Mengintai!
Sabtu, 18 April 2026 - 08:27:00 WIB
ilustrasi menu MBG.
ilustrasi menu MBG.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan kajian dan monitoring terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Lembaga antirasuah tersebut menilai skala program yang besar belum diimbangi dengan kerangka regulasi, tata kelola, serta sistem pengawasan yang memadai.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai risiko, mulai dari lemahnya akuntabilitas, konflik kepentingan, hingga potensi terjadinya tindak pidana korupsi.

Menurutnya, hasil kajian ini menjadi dasar bagi KPK untuk memberikan rekomendasi perbaikan kepada para pemangku kepentingan.

“Dari rekomendasi tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti melalui langkah perbaikan. KPK akan terus mendukung melalui fungsi pencegahan dan penindakan,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Delapan Catatan KPK

Dalam kajian tersebut, KPK mengidentifikasi sedikitnya delapan aspek yang perlu dibenahi dalam tata kelola program MBG:

1. Regulasi pelaksanaan MBG belum memadai, khususnya dalam mengatur tata kelola program dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

2. Pelaksanaan MBG melalui mekanisme Bantuan Pemerintah (Banper) menimbulkan risiko perpanjangan rantai birokrasi, potensi rente, serta berkurangnya porsi anggaran bahan pangan akibat potongan biaya operasional dan sewa.

3. Pendekatan sentralistik dengan BGN sebagai aktor tunggal meminggirkan peran pemerintah daerah dan melemahkan mekanisme check and balances dalam penentuan mitra, lokasi dapur, dan pengawasan.

4. Tingginya potensi konflik kepentingan (Col) dalam penentuan mitra SPPG/dapur karena kewenangan terpusat dan SOP yang belum jelas.

5. Lemahnya transparansi dan akuntabilitas, terutama dalam proses verifikasi dan validasi yayasan mitra, penentuan lokasi dapur, serta pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan.

6. Banyak dapur tidak memenuhi standar teknis SPPG, yang berdampak pada kasus keracunan makanan di berbagai daerah.

7. Pengawasan keamanan pangan belum optimal, dengan minimnya keterlibatan Dinas Kesehatan dan BPOM sesuai kewenangannya.

8. Belum adanya indikator keberhasilan program MBG, baik jangka pendek maupun jangka panjang, serta belum dilakukan pengukuran baseline status gizi dan capaian akademik penerima manfaat.

KPK menilai, tanpa perbaikan menyeluruh, pelaksanaan program MBG berpotensi menghadapi berbagai persoalan tata kelola yang dapat menghambat efektivitas serta tujuan program.

Sumber: Liputan6


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho (foto/ist)Wako Agung: WFH ASN Pemko Pekanbaru Dievaluasi
Toyota Fortuner.BBM Diesel Melonjak Gila-gilaan! Isi Full Tank Fortuner Tembus Rp 2 Juta
Anggota DPRD Rohil, Devi Parinita jemput aspirasi ibu hamildi Bagansiapiapi.(foto: afrizal/halloriau.com)Cegah Stunting dari Kandungan di Rohil, Devi Parinita Jemput Aspirasi Ibu Hamil
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(infografis/AI)Riau Kembali Muncul di Peta Hotspot Hari ini, Kuansing Sumbang Terbanyak
Program MBG kini jadi beban warga karena sebabkan harga sembako melonjak.(ilustrasi/AI)Masuk Daftar Menu Picu Harga Ikan Patin di Pekanbaru Melonjak, Program MBG Kini Jadi Beban Warga
  Ilustrasi ratusan jemaah haji asal Pekanbaru berangkat bertahap ke embarkasi Batam, keluarga hanya bisa antar sampai Gerbang Purna MTQ (foto/tribunpkuJemaah Haji Asal Pekanbaru Berangkat Bertahap, Keluarga Cuma Bisa Antar Sampai Lokasi Ini
Pria hilang usai lompat dari Kapal Dumai Line ditemukan meninggal (foto/int)Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hilang di Selat Meranti
Zulmansyah Sekedang saat berkunjung ke SKK Migas.(foto: istimewa)SKK Migas Sumbagut Kenang Sosok Zulmansyah Sekedang sebagai Jembatan Strategis Media dan Industri Migas
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(infografis/AI)Info Cuaca Riau 18 April: Siang Hingga Malam Berpotensi Diguyur Hujan
Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030, Zulmansyah Sekedang.Tokoh Pers Nasional Zulmansyah Sekedang Wafat, PWI Kehilangan Figur Strategis
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved