www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Empat Kabupaten di Riau Terpantau Hotspot, Ini Rincian Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tablet Miliaran, Semir Sepatu Ikut Dibiayai: Program MBG atau Ajang Boros Anggaran?
Kamis, 16 April 2026 - 20:20:20 WIB
Siswa beristirahat di tempat tidur portabel saat mereka menerima perawatan keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan sekolah gratis yang disubsidi pemerintah di SMPN 1 Cisarua di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia, pada 15 Oktober 2025
Siswa beristirahat di tempat tidur portabel saat mereka menerima perawatan keracunan makanan setelah mengonsumsi makanan sekolah gratis yang disubsidi pemerintah di SMPN 1 Cisarua di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia, pada 15 Oktober 2025

JAKARTA — Anggaran pengadaan barang dan jasa Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025 senilai Rp6,31 triliun menuai sorotan. Sejumlah item belanja, mulai dari tablet hingga perlengkapan sandang seperti semir sepatu, dinilai tidak relevan dengan tujuan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Data pengadaan yang ditelusuri melalui sistem Inaproc menunjukkan terdapat 1.091 paket pengadaan dalam anggaran BGN. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengadaan perangkat tablet untuk program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) dengan nilai mencapai Rp508,49 miliar.

Pengamat dari Seknas Fitra, Betta Anugrah Setiani, menilai harga pengadaan yang diduga berada di atas harga pasar mengindikasikan potensi inefisiensi dan lemahnya perencanaan anggaran.

“Pengadaan barang dan jasa seharusnya berbasis harga pasar yang rasional. Selisih harga berpotensi membuka ruang penyimpangan,” ujarnya.

Senada, Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut terdapat indikasi penggelembungan anggaran dalam pengadaan tablet. Selain itu, mekanisme pemecahan paket dinilai berpotensi melanggar aturan pengadaan.

ICW memperkirakan potensi mark-up pengadaan tablet mencapai ratusan miliar rupiah. Lembaga tersebut juga mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyelidikan.

Di sisi lain, juru bicara KPK menyatakan bahwa informasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi dalam fungsi koordinasi dan supervisi, mengingat sektor pengadaan rawan tindak pidana korupsi.

Pengadaan Dianggap Tidak Relevan

Selain perangkat teknologi, BGN juga menganggarkan berbagai kebutuhan sandang untuk SPPI dengan total mencapai sekitar Rp622 miliar. Item tersebut mencakup pakaian dinas, sepatu, hingga perlengkapan seperti semir sepatu, kaos dalam, dan handuk.

Beberapa di antaranya bahkan memiliki nilai miliaran rupiah, seperti:

- Semir sepatu: Rp1,5 miliar 

- Kaos dalam: Rp4,5 miliar 

- Ikat pinggang: Rp5 miliar 

- Handuk: Rp3,7 miliar 

Pengamat menilai belanja tersebut tidak selaras dengan fokus program MBG yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Setiap rupiah dalam APBN seharusnya diarahkan pada program yang berdampak langsung. Jika tidak tepat sasaran, ini berpotensi menjadi pemborosan,” kata Betta.

Klarifikasi BGN

Kepala BGN, Dadan Hindayana, membenarkan adanya pengadaan tersebut, namun menyebut jumlahnya tidak sebesar yang beredar. Ia juga menegaskan bahwa harga pembelian beberapa item justru di bawah harga pasar.

Menurutnya, pengadaan dilakukan berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, termasuk untuk mendukung operasional program.

Sorotan Lain

Selain tablet dan sandang, anggaran besar juga tercatat untuk:

Kendaraan roda dua: Rp1,21 triliun 

Jasa event organizer: Rp112,7 miliar 

Besarnya anggaran ini bahkan melampaui biaya pelatihan UMKM dan penjamah makanan yang hanya sekitar Rp225,8 miliar.

Sejumlah pihak mendorong audit menyeluruh oleh aparat pengawas internal pemerintah (APIP) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting untuk memastikan anggaran publik benar-benar digunakan sesuai tujuan program.

Sumber: BBC


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(infografis/AI)Empat Kabupaten di Riau Terpantau Hotspot, Ini Rincian Lengkapnya
Ilustrasi.Rakyat Malaysia Lebih Makmur dari RI, tapi Pajak Mobilnya Lebih Murah
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan audiensi dengan Plt Gubri, SF Hariyanto, di Kantor Gubernur Riau (15/4/26). (ist)Tak Mau Krisis Energi! Pertamina dan Pemprov Riau Perkuat Koordinasi
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Syamsul Bahri.MinyaKita Menghilang dari Pasaran! Emak-Emak Pekanbaru Menjerit Harga Melambung
Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi siswa di Anambas sebelum diduga menyebabkan keracunan massal. (Foto: dok Dinkes)Orang Tua Ikut Terdampak, Kasus MBG Anambas Meluas
  Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(infografis/AI)Riau Siaga Cuaca Ekstrem, Hujan Lebat Berpotensi Terjadi Malam Hari
Ilustrasi.Telkomsel Tebar Hadiah Fantastis! Dari NMAX hingga BYD Dolphin
Int.KPK Bongkar Dugaan Korupsi Flyover SKA! Jalan Ditutup, Fakta Mengejutkan Terkuak
KPK dan BPK Cek Langsung Flyover di simpang Mal SKA Pekanbaru. Flyover Pekanbaru Kembali Jadi Sorotan, Ini Temuan Awalnya
ilustrasi.Kalender Resmi Rilis, Ini Jadwal Idul Adha dan Cuti Bersama 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved