www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Tim Hukum Abdul Wahid Soroti Dugaan BAP Copy Paste
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tim Hukum Abdul Wahid Soroti Dugaan BAP Copy Paste
Kamis, 23 April 2026 - 23:03:09 WIB
Penasihat hukum Gubernur nonaktif Abdul Wahid membongkar kejanggalan dokumen pemeriksaan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru (foto/ist)
Penasihat hukum Gubernur nonaktif Abdul Wahid membongkar kejanggalan dokumen pemeriksaan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru (foto/ist)

PEKANBARU - Penasihat hukum Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid mengungkap kejanggalan dokumen pemeriksaan dalam sidang lanjutan di PN Pekanbaru, Kamis (23/4/2026). 

Kemal Shahab menemukan isi BAP dua saksi identik hingga ke tanda baca dan kesalahan ketik atau typo. Meski keduanya diperiksa pada waktu berbeda.

Persidangan Gubernur nonaktif Abdul Wahid semakin memanas di Ruang Mudjiono, Pengadilan Negeri Pekanbaru. Tim hukum terdakwa menemukan keganjilan fatal dalam berkas perkara yang disodorkan pihak penyidik.

Selanjutnya, penasihat hukum Kemal Shahab menyoroti isi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT). Dokumen hukum tersebut diduga kuat merupakan hasil salin tempel yang sangat ceroboh dan tidak profesional.

Typo Identik yang Mencurigakan

Faktanya, poin nomor sembilan dalam BAP saksi memiliki kemiripan tulisan yang sangat mencolok dan tidak masuk akal. Mulai dari penggunaan ejaan hingga kesalahan pengetikan atau typo terlihat sama persis secara visual dalam dokumen tersebut.

Bahkan, penggunaan tanda baca dan kutipan angka Romawi dalam milik saksi Basharudin dan Lutfi benar-benar tidak berbeda. Padahal, penyidik memeriksa kedua saksi tersebut pada waktu yang berlainan secara mandiri di lokasi pemeriksaan.

Meski dicecar oleh tim penasihat hukum, saksi Lutfi tampak kebingungan menghadapi fakta kesamaan dokumen yang sangat detail itu. Ia berdalih tidak memahami alasan di balik keseragaman isi pernyataan tertulis yang ia tandatangani sendiri.

"Saya tidak tahu," ujar Lutfi singkat saat memberikan keterangan di depan majelis hakim yang memimpin persidangan tersebut. Jawaban ini justru memicu keraguan publik terhadap kualitas proses penyidikan perkara yang menjerat Gubernur nonaktif ini.

Sementara itu, Kemal Shahab menilai temuan ini sebagai anomali besar yang wajib diperhatikan oleh majelis hakim secara serius. Pihaknya sudah mengonfirmasi apakah ada komunikasi atau "bisik-bisik" antar saksi sebelum proses pemeriksaan berlangsung.

Namun, para saksi membantah adanya koordinasi rahasia terkait isi kesaksian yang mereka berikan kepada pihak penyidik tersebut. "BAP tersebut tadi kita konfirmasi apakah satu sama lain ada bisik-bisikan. Ternyata tidak," ungkap Kemal dengan nada heran.

Maka itu, tim hukum menegaskan bahwa tugas mereka hanyalah menyajikan data mentah dari fakta di lapangan. Mereka membiarkan publik dan hakim menilai sendiri kredibilitas dokumen yang menjadi dasar utama tuntutan jaksa.

Akhirnya, Kemal menegaskan bahwa kehadiran enam saksi UPT justru membuat konstruksi perkara ini menjadi semakin benderang bagi semua.

"Silakan disimpulkan sendiri. Tugas kami hanya menghadirkan fakta persidangan dengan data-data," pungkasnya ke wartawan.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Penasihat hukum Gubernur nonaktif Abdul Wahid membongkar kejanggalan dokumen pemeriksaan dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Pekanbaru (foto/ist)Tim Hukum Abdul Wahid Soroti Dugaan BAP Copy Paste
Bandara SSK II Pekanbaru berangkatkan 424 Calon Jamaah Haji Kloter pertama Provinsi Riau (foto/ist)424 Jemaah Haji Kloter Pertama Riau Berangkat dari Bandara SSK II Pekanbaru
Satreskrim Polres Dumai berhasil mengungkap praktik penempatan PMI secara ilegal melalui jalur tidak resmi di wilayah pesisir Kota Dumai (foto/Bambang)Polres Dumai Bongkar Jaringan Terstruktur PMI Ilegal, 68 Orang Diselamatkan
Pemkab Kuansing dan Provinsi Riau menggelar evaluasi program pendampingan teknis dan advokasi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kantor Bupati Kuansing (foto/ist)Gelar Evaluasi Program, RAPP Dukung Upaya Pemerintah Dalam Percepatan Penurunan Stunting di Kuansing
Saksi UPT PUPR ungkap mekanisme pergeseran anggaran di sidang Abdul Wahid (foto/Meri)4 Saksi UPT PUPR Ungkap Mekanisme Pergeseran Anggaran di Sidang Abdul Wahid
  Anggota DPR RI, Syahrul Aidi serap aspirasi asosiasi media dan wartawan di Riau (foto/ist)Syahrul Aidi Serap Aspirasi Media Riau Soal Krisis dan Masa Depan Pers
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra (foto/ist)DLHK Amankan 3 Mobil Pembuang Sampah Ilegal dari Kampar ke Pekanbaru
Prof Adolf Bastian kembali nahkodai Pascasarjana Unilak (foto/ist)Prof Adolf Kembali Pimpin Pascasarjana Unilak, Raih Suara Mayoritas di Rapat Senat
Gaungkan semangat Hari Bumi, PEP Lirik ajak masyarakat ubah sampah jadi nilai guna bagi kehidupan (foto/ist)Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Lebih Bernilai
Jenazah pengemudi Toyota Calya dievakuasi polisi usai kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-Dumai.(foto: mcr)Seorang Warga Kampar Tewas Usai Calya Seruduk Truk di Tol Pekanbaru-Dumai
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved