www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Kado Usia Emas ke-50: RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-bagi Layanan Kesehatan Gratis, Cek Syaratnya di Sini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Beruang Madu Satroni Rumah Warga di Kerumutan, Perangkap Khusus Mulai Dipasang
Senin, 01 Juni 2026 - 10:42:08 WIB
BBKSDA Riau pasang perangkap untuk beruang madu.(foto: mcr)
BBKSDA Riau pasang perangkap untuk beruang madu.(foto: mcr)

PEKANBARU - Seekor beruang madu (Helarctos malayanus) terekam kamera amatir sedang berkeliaran di area permukiman warga Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

Video yang memperlihatkan satwa dilindungi tersebut melintas di belakang rumah warga pada Jumat (29/5/2026) malam langsung viral di media sosial dan memicu kekhawatiran komunal.

Bukan sekadar melintas, kehadiran predator pemakan madu ini menjadi indikator nyata bergesernya batas wilayah jelajah satwa akibat aktivitas antropogenik.

Menanggapi laporan darurat dari Lurah Kerumutan, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat mengirimkan tim gabungan dari Resor KSDA Kerumutan Selatan dan Resor KSDA Kerumutan Tengah untuk meredam potensi eskalasi konflik.

Sebagai langkah mitigasi taktis, petugas di lapangan langsung memasang perangkap khusus berupa box trap pada Sabtu (30/5/2026).

Langkah ini diambil guna mengamankan satwa sekaligus memberikan rasa aman bagi warga setempat.

Kendati demikian, hingga Minggu siang, beruang tersebut dilaporkan belum memakan umpan di dalam perangkap.

Kabag Tata Usaha BBKSDA Riau, Supartono menuturkan, situasi di lapangan saat ini relatif terkendali.

Pihaknya terus melakukan pemantauan intensif di titik-titik krusial yang diduga menjadi jalur perlintasan satwa tersebut.

"Hasil pantauan di lapangan, sejak malam setelah kemunculan pertama, tidak ada lagi laporan warga yang melihat keberadaan beruang di sekitar permukiman. Hingga Minggu siang, masyarakat juga belum melaporkan kemunculan satwa tersebut di lokasi lain," ujar Supartono.

Analisis awal dari tim BBKSDA Riau menggarisbawahi fakta penting mengenai lokasi kemunculan satwa.

Beruang madu tersebut disinyalir keluar dari habitat aslinya karena daya tarik sumber pakan alternatif di lahan budidaya manusia.

"Menurut hasil identifikasi, lokasi kemunculan beruang tersebut berada di area kebun kelapa sawit milik warga yang berjarak cukup jauh dari kawasan konservasi Suaka Margasatwa Kerumutan," jelasnya.

Kondisi ini mempertegas tantangan besar dalam tata ruang wilayah di Riau, di mana fragmentasi hutan kerap memaksa satwa omnivora seperti beruang madu menjelajahi perkebunan sawit untuk mencari makanan, yang lambat laun menggiring mereka ke halaman belakang rumah warga.

Hingga saat ini, personel BBKSDA Riau masih bersiaga di posko pemantauan dan terus berkoordinasi secara berkala dengan pemerintah kelurahan, aparat desa, serta tokoh masyarakat.

Supartono mengimbau agar masyarakat tidak mengambil tindakan sepihak yang bersifat agresif.

Langkah provokatif seperti berburu atau menyakiti satwa justru dapat memicu sifat defensif yang berbahaya dari beruang tersebut.

"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa liar yang dilindungi tersebut. Bagi warga yang kembali melihat keberadaan beruang madu di sekitar permukiman, diminta untuk segera melapor kepada petugas," pungkasnya.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
RSUD Arifin Achmad Riau.(foto: int)Kado Usia Emas ke-50: RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-bagi Layanan Kesehatan Gratis, Cek Syaratnya di Sini
ASN Pemprov Riau wajib masuk kerja besok pagi.(ilustrasi/int)Besok Pagi Wajib Ngantor! SF Hariyanto Tegaskan Tak Ada Toleransi Tambah Libur bagi ASN Pemprov Riau
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Kepung Sumatera Sore ini, Riau Sumbang 8 Titik
Veda Ega bertahan di Top 5 klasemen Moto3 2026.(foto: int)Moto3 Italia 2026 Usai: Veda Ega Bertahan di Top 5 Klasemen, Hakim Danish Jauh di Bawah Meski Podium
Aksi begal di Kerumutan, Pelalawan tewaskan korbannya.(foto: tribunpekanbaru.com)Dua Bersaudara Pekerja Sawit Dicegat Begal Sadis di Kerumutan, Kakak Tewas dan Motor Lenyap
  Kakanwil Kemenag Riau berikan SK redistribusi kepada 99 guru PPPK.(foto: mcr)Sentilan Menohok Kemenag Riau untuk 99 Guru PPPK: SK Jangan Dipesantrenkan, Bijak Bermedsos
Gedung DPRD Riau.(foto: int)Dua Kabag Baru Setwan DPRD Riau Mulai 'Tancap Gas', Satu Masih di Tanah Suci
Hampir seluruh kabupaten/kota di Riau sudah menetapkan status siaga darurat Karhutla.(ilustrasi/int)Tersisa Kuansing, 11 Wilayah Riau Tetapkan Siaga Darurat Karhutla
Jemaah haji Kota Pekanbaru pulang bertahap mulai Jumat pekan ini.(ilustrasi/int)Ini Jadwal Lengkap Kepulangan 437 Jemaah Haji Pekanbaru Kloter 3 di Purna MTQ
Tim Manggala Agni saat pemadaman karhutla di Riau.(foto: mcr)Manggala Agni Berpacu dengan Angin Berputar dan Cuaca Ekstrem Padamkan Karhutla di Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved