KUANSING – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan, masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi kembali menggelar mandi balimau.
Tahun ini, tradisi mandi balimau kembali dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi.
Bupati Kuansing, Suhardiman Amby hadir langsung pada gelaran acara tersebut, Rabu (18/2/2026) sore.
Kehadiran Bupati Suhardiman Amby, mendapat apresiasi tinggi dari Pemangku Adat Antau Singingi.
Datuk Bandaro XVI Antau Singingi pada kesempatan tersebut menyebut komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian tradisi sebagai kekuatan besar bagi masyarakat adat.
Menurutnya, perhatian Bupati beserta jajaran menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga adat dalam menjaga warisan budaya.
"Dukungan ini adalah aset besar yang harus diakui masyarakat Antau Singingi," ujarnya dalam sambutan.
Sementara itu, Bupati Suhardiman Amby mengaku bangga melihat kekompakan masyarakat dalam mempertahankan tradisi Mandi Balimau yang digelar setiap menyambut Ramadan. Ia menilai tradisi tersebut memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya daerah.
"Ini aset budaya yang bisa dikembangkan menjadi wisata. Jaga kelestariannya dan terus berbenah agar lebih baik ke depan," kata Bupati.
Selain menghadiri prosesi adat, Bupati juga menyaksikan partai final Open Motorcross Grasstrack yang digelar bersempena dengan rangkaian kegiatan di Muara Lembu. Event yang berlangsung 17–18 Februari itu menyedot ratusan hingga ribuan penonton dan diikuti crosser muda dari berbagai daerah.
Anggota DPRD Kuantan Singingi, Fedrios Gusni, selaku inisiator kegiatan menyebut ajang tersebut kini telah menjadi agenda kalender rutin yang selalu digelar bersamaan dengan Mandi Balimau.
Politikus muda dari Partai Demokrat itu menilai kolaborasi budaya dan olahraga mampu meningkatkan daya tarik kegiatan.
Sejumlah kepala OPD, Camat Singingi Saparman, serta tokoh adat dan tokoh agama Antau Singingi turut hadir memeriahkan acara yang berlangsung semarak tersebut.