KAMPAR - Efisiensi bahan bakar kini menjadi kebutuhan utama pengendara sepeda motor, terutama di tengah mobilitas harian yang semakin padat.
Bukan hanya soal teknologi kendaraan, kebiasaan berkendara dan perawatan rutin terbukti memiliki peran besar dalam menjaga konsumsi bahan bakar tetap hemat.
PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) sebagai Main Dealer Honda wilayah Riau membagikan panduan praktis agar sepeda motor Honda tetap irit sekaligus menjaga performa mesin tetap optimal.
Instruktur Safety Riding PT CDN Riau, Arif Rahman Hakim menegaskan, teknologi modern pada motor Honda sudah dirancang untuk efisiensi, namun perilaku pengendara tetap menjadi faktor penentu.
“Sepeda motor Honda sudah dilengkapi teknologi canggih yang mendukung efisiensi bahan bakar. Namun, pola berkendara dan perawatan yang tepat menjadi kunci utama agar konsumsi bahan bakar tetap irit,” ujarnya.
1. Gaya Berkendara Halus Jadi Faktor Utama
Salah satu penyebab konsumsi BBM boros adalah kebiasaan membuka gas secara agresif. Akselerasi mendadak memaksa mesin bekerja lebih keras dan membutuhkan suplai bahan bakar dalam jumlah besar secara instan.
Pengendara disarankan menjaga kecepatan stabil di kisaran 40–60 km/jam. Bagi motor yang memiliki indikator Eco, usahakan lampu tersebut tetap menyala saat berkendara.
2. Tekanan Ban yang Tepat Kurangi Beban Mesin
Ban kurang angin meningkatkan hambatan gesek dengan jalan. Dampaknya, mesin harus bekerja lebih keras untuk melaju sehingga konsumsi bensin meningkat.
Tekanan ban ideal biasanya tertera pada stiker kendaraan atau buku manual. Pemeriksaan rutin menjadi langkah sederhana namun berdampak besar pada efisiensi bahan bakar.
3. Servis Berkala Jaga Pembakaran Tetap Sempurna
Filter udara kotor dan busi lemah dapat mengganggu proses pembakaran. Mesin kehilangan tenaga dan pengendara cenderung menarik gas lebih dalam, yang berujung pada pemborosan bahan bakar.
Servis berkala di bengkel resmi AHASS disarankan agar komponen tetap optimal. Penggunaan oli khusus Honda juga membantu meminimalkan gesekan mesin.
4. Pilih BBM Sesuai Spesifikasi Mesin
Pemilihan bahan bakar yang tidak sesuai kompresi mesin dapat menyebabkan knocking atau mesin menggelitik. Kondisi ini menurunkan performa sekaligus meningkatkan konsumsi BBM.
Motor Honda keluaran terbaru umumnya optimal menggunakan BBM RON 90 atau RON 92 sesuai rekomendasi buku manual.
5. Maksimalkan Fitur Idling Stop System (ISS)
Bagi pengguna motor Honda yang dilengkapi ISS, fitur ini sangat efektif menghemat bahan bakar saat berhenti di lampu merah atau kemacetan.
Mesin akan mati otomatis setelah berhenti lebih dari tiga detik dan menyala kembali saat gas diputar.
Menurut Arif, kebiasaan sederhana ini mampu mengurangi pemborosan bahan bakar secara signifikan.
“Menghemat bahan bakar bukan berarti harus berkendara sangat pelan, tapi tentang konsistensi dan perawatan. Dengan gaya berkendara yang halus dan kondisi motor prima, motor Honda akan tetap jadi raja irit di jalanan,” tutupnya.
Efisiensi bahan bakar bukan hanya hasil teknologi kendaraan, melainkan kombinasi kebiasaan berkendara, perawatan rutin, serta pemanfaatan fitur motor secara maksimal.
Dengan langkah sederhana dan konsisten, pengendara dapat menekan pengeluaran sekaligus menjaga performa kendaraan tetap optimal.(Rls)