PEKANBARU - Di tengah derasnya arus pemain asing yang didatangkan klub-klub Liga 2 untuk menambah daya gedor, PSPS Pekanbaru justru punya cerita menarik dari pemain lokal.
Nama itu adalah Asir Asiz, penyerang yang kini masuk dalam catatan paling menonjol PSPS sepanjang putaran Championship Liga 2.
Asir bukan hanya menjadi pencetak gol terbanyak, tetapi juga tampil sebagai pemain dengan assist terbanyak bagi tim berjuluk Askar Bertuah.
Catatan Asir menjadi sorotan setelah putaran kedua berakhir. Total, ia mengoleksi 7 gol dan 8 assist, angka yang membuat namanya melesat di antara pemain PSPS lainnya, termasuk sejumlah pemain asing yang sempat diplot sebagai tumpuan lini depan.
PSPS bahkan mengangkat pencapaian itu lewat unggahan resmi klub di media sosial.
Kontribusi Asir terbilang istimewa karena ia mencetak gol dalam laga-laga krusial. Dari total 7 gol, beberapa di antaranya lahir saat PSPS menghadapi lawan berat.
Daftar gol yang dibukukan Asir Asiz saat menghadapi Persiraja Banda Aceh 2 gol, Adhyaksa FC 1 gol, Persekat Tegal 1 gol, Adhyaksa FC (putaran pertama) 1 gol, Sumsel United 1 gol dan Garudayaksa FC 1 gol.
Puncak perhatian terjadi pada laga terakhir putaran kedua, saat PSPS kalah 4-2 dari Persiraja Banda Aceh.
Meski tim tumbang, Asir justru mencetak dua gol yang menguatkan statusnya sebagai ujung tombak paling produktif PSPS.
PSPS Pekanbaru sejatinya sudah menambah amunisi asing untuk meningkatkan daya serang.
Salah satu nama yang kini ikut menjadi sorotan adalah Antonio Gamaroni, pemain asal Brasil yang datang pada putaran kedua.
Antonio langsung memberi sinyal positif setelah mencetak gol ketika PSPS menang 2-0 atas Persekat Tegal.
Namun demikian, dominasi Asir tetap sulit digeser. Meski bukan pemain asing, ia mampu menjaga konsistensi, menjadi pemecah kebuntuan, sekaligus kreator peluang.
Di bawah arahan pelatih Aji Santoso, Asir masih menjadi opsi paling logis untuk dipasang sebagai ujung tombak pada putaran ketiga.
Jika Asir mampu menjaga tren 7 gol dan 8 assist, bukan tidak mungkin PSPS Pekanbaru punya peluang untuk mencuri poin penting—bahkan dari kandang lawan.