www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


BBKSDA Riau Pasang Perangkap dan Kamera untuk Tangani Konflik Harimau Sumatera di Pelalawan
Kamis, 03 Juli 2025 - 19:55:05 WIB
BBKSDA Riau pasang perangkap dan kamera untuk tangani Sampali si Harimau Sumatera di Pelalawan (foto/int)
BBKSDA Riau pasang perangkap dan kamera untuk tangani Sampali si Harimau Sumatera di Pelalawan (foto/int)

PEKANBARU — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak cepat menanggapi laporan konflik satwa liar di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Seekor Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) diduga memangsa ternak milik warga, memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

Kepala BBKSDA Riau, Supartono, dalam keterangan resminya pada Kamis (3/7), menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan awal dari staf konservasi perusahaan distrik Merawang pada Senin (30/6). Dalam laporan tersebut ditemukan bangkai seekor sapi dewasa yang diduga kuat menjadi korban serangan harimau.

"Kami mendapatkan informasi adanya temuan bangkai sapi di areal kebun milik warga. Dugaan sementara, sapi tersebut dimangsa harimau,” ujar Supartono.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BBKSDA Riau melalui Seksi Konservasi Wilayah I Pelalawan langsung mengerahkan tim ke lokasi. Empat personel diturunkan dari Resor Kerumutan Utara, yakni Ahmad Fitriansyah, S.Si, Siswiyono, Ali Sonang Harahap, dan Bangkit Ahmad. Mereka bergabung bersama pihak perusahaan dan warga untuk melakukan pengamanan serta investigasi.

Setibanya di lokasi pada Selasa (1/7), tim gabungan segera melakukan penelusuran dan memasang camera trap (kamera pengintai) serta box trap (perangkap) untuk memantau pergerakan satwa buas tersebut. Sebagai umpan, petugas menggunakan potongan kaki belakang dari bangkai sapi yang telah ditemukan.

“Untuk menarik harimau mendekat, kami gunakan bagian tubuh sapi yang sebelumnya telah dimangsa,” jelas Supartono.

Sisa bangkai yang telah membusuk langsung dikuburkan agar tidak menarik predator lain.

Terekam Kamera, Harimau ‘Sampali’ Kembali Muncul

Upaya tersebut membuahkan hasil. Pada Rabu (2/7), rekaman dari camera trap memperlihatkan sosok seekor Harimau Sumatera jantan dewasa yang mondar-mandir di sekitar lokasi. Harimau tersebut dikenali sebagai ‘Sampali’, individu yang sebelumnya telah beberapa kali terekam kamera di lanskap hutan Kerumutan.

“Dari pola belang dan ciri khas tubuhnya, kami mengenali bahwa itu adalah Sampali. Ia merupakan harimau jantan yang telah beberapa tahun terakhir menghuni kawasan Kerumutan,” ungkap Supartono.

Meski mendekati area perangkap, Sampali tidak masuk ke dalam box trap. BBKSDA menduga ukuran perangkap terlalu kecil sehingga tidak cukup meyakinkan bagi harimau dewasa sekelas Sampali.

Supartono menjelaskan bahwa wilayah kejadian memang masih termasuk dalam bentang alam Kerumutan yang menjadi habitat alami harimau Sumatera. Namun, lokasi temuan sapi berada cukup dekat dengan permukiman warga.

“Kami menduga harimau ini mendekati permukiman karena tertarik pada sapi milik warga yang dilepasliarkan tanpa pengawasan. Ini menjadi pelajaran penting agar ternak dijaga dengan baik,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, BBKSDA Riau mengimbau warga agar lebih waspada, tidak panik, serta menghindari aktivitas seorang diri di luar rumah pada sore hingga malam hari. Warga juga diminta untuk mengkandangkan ternak di tempat yang tertutup dan aman.

Pihak BBKSDA saat ini masih terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas harimau di wilayah tersebut. Evaluasi terhadap ukuran box trap juga akan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penanganan di lapangan.

“Kami akan menyesuaikan ukuran perangkap agar sesuai dengan tubuh harimau dewasa seperti Sampali. Keselamatan masyarakat dan kelestarian satwa tetap menjadi prioritas utama,” tutup Supartono dikutip dari MC.Riau. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Riau meningkat hari ini.(ilustrasi/int)BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
  Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved