PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mencatat tinggi gelombang laut di perairan Riau, Kamis (22/1/2026) berada pada kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran skala kecil hingga menengah dinilai masih aman dengan tetap memperhatikan kewaspadaan.
Prakirawan BMKG Pekanbaru, Anggun menjelaskan, tinggi gelombang di sebagian besar wilayah perairan Riau berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter.
“Untuk hari ini, tinggi gelombang laut di perairan Riau umumnya berada pada kategori rendah, yakni sekitar 0,5 sampai 1,25 meter,” ujarnya.
Namun demikian, BMKG mengingatkan adanya potensi gelombang kategori sedang di sejumlah jalur pelayaran strategis.
Tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Dumai-Bengkalis serta Perairan Inhil.
“Wilayah Dumai-Bengkalis dan perairan Indragiri Hilir perlu menjadi perhatian karena berpotensi mengalami gelombang sedang,” katanya.
Dari sisi cuaca, kondisi atmosfer di wilayah pesisir Riau didominasi cerah berawan sepanjang hari.
Meski demikian, fenomena udara kabur masih berpotensi muncul, khususnya pada pagi hari hingga Jumat (23/1/2026) dini hari.
“Udara kabur diperkirakan terjadi pada pagi hari hingga dini hari Jumat, sementara siang sampai malam hari cuaca relatif stabil,” pungkasnya.
BMKG menilai stabilitas cuaca laut ini dapat mendukung aktivitas nelayan dan transportasi laut, namun tetap mengimbau pengguna jasa pelayaran untuk memantau pembaruan cuaca secara berkala, terutama di wilayah dengan potensi gelombang sedang.