www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Perluasan UU Penyiaran Berisiko Menghambat Ekonomi Digital dan Daya Saing Global Industri Kreatif Indonesia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Harga Minyakita Diawasi Ketat di Riau, Toko Resmi Dipasang Plang HET
Senin, 23 Februari 2026 - 16:12:31 WIB
Pedagang Minyakita di Riau bakal dipasang plang HET.(ilustrasi/int)
Pedagang Minyakita di Riau bakal dipasang plang HET.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Pemprov Riau memperketat pengawasan distribusi dan harga jual minyak goreng bersubsidi merek Minyakita di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Seluruh pengecer resmi yang telah ditunjuk distributor diwajibkan menjual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 per liter.

Kabid Pengawasan Industri, Perlindungan Konsumen, dan Tertib Niaga Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau, Ahyu Suhendra menegaskan, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran harga.

“Harga yang dijual ke konsumen harus sesuai dengan HET. Pengecer tidak boleh menjual di atas HET,” tegasnya, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, harga tersebut telah ditetapkan pemerintah pusat dan wajib dipatuhi seluruh jaringan distribusi resmi.

Dalam inspeksi lapangan, tim pengawasan masih menemukan Minyakita dijual di atas HET di sejumlah pasar tradisional.

Namun, temuan itu diduga melibatkan pedagang yang bukan bagian dari jaringan resmi distributor.

“Bisa jadi mereka membeli dari pengecer resmi, lalu menjual kembali dengan harga lebih tinggi,” jelasnya.

Skema pembelian berantai ini dinilai menjadi salah satu faktor terjadinya selisih harga di tingkat konsumen.

Ahyu memaparkan, pengecer resmi membeli Minyakita dari distributor atau sub-distributor dengan harga sekitar Rp14.500 per liter. Dengan HET Rp15.700, terdapat margin kotor sekitar Rp1.200 per liter.

“Pengecer yang menjual sesuai HET sudah mendapatkan keuntungan. Jadi tidak ada alasan untuk menjual lebih tinggi dari harga yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Pemerintah menilai margin tersebut cukup wajar dalam skema distribusi barang bersubsidi.

Untuk memperkuat pengawasan sekaligus memberi kepastian kepada konsumen, Pemprov Riau akan memasang plang penanda di toko-toko pengecer resmi Minyakita.

Konsep ini meniru sistem transparansi harga yang diterapkan pada pangkalan gas elpiji 3 kilogram.

Plang tersebut akan memuat informasi kewajiban menjual sesuai HET, sehingga masyarakat dapat langsung mengetahui harga resmi di lokasi pembelian.

“Kalau ada plang di depan toko pengecer, masyarakat akan lebih yakin bahwa harga yang dijual sesuai aturan,” kata Ahyu.

Meski HET sudah tercantum pada kemasan, keberadaan papan informasi dinilai penting sebagai pengingat visual sekaligus alat kontrol publik.

Selain pengawasan rutin, pemerintah daerah juga membuka ruang partisipasi publik. Masyarakat diminta melaporkan jika menemukan praktik penjualan di atas HET.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika menemukan pengecer yang menjual Minyakita di atas HET. Pengawasan akan terus kami perketat,” pungkasnya.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Netflix.Perluasan UU Penyiaran Berisiko Menghambat Ekonomi Digital dan Daya Saing Global Industri Kreatif Indonesia
ist.Jaga Performa Sepeda Motor Honda, Capella Tawarkan Program BERKAH di AHASS 2026
Pedagang Minyakita di Kampar sudah lama jual di atas HET.(ilustrasi/int)Sudah Berbulan-bulan di Atas HET, Harga Minyakita di Kampar Jadi Sorotan
Proses penyemaian garam untuk OMC.(ilustrasi/int)Dua Titik Masih Membara, BPBD Riau Intensifkan Hujan Buatan di Rohil
Polres Pelalawan menyalurkan bantuan Sembako ke Pondok Tahfiz Al-QurPolres Pelalawan Salurkan Sembako untuk Santri Pondok Tahfiz Al-Qur'an An-Nur
  Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.(foto: int)Pekanbaru Berbenah Total, Apa Saja yang Sudah Dikerjakan Agung-Markarius Setahun ini?
DPRD Pekanbaru tolak dana zakat dimanfaatkan untuk MBG.(ilustrasi/int)DPRD Pekanbaru Tolak Wacana Zakat untuk Makan Bergizi Gratis
Program BERKAH di AHASS.(foto: istimewa)Program BERKAH di AHASS Capella Honda Riau Ada Promo Spesial Ramadan, Servis Motor Lebih Murah
Pedagang Minyakita di Riau bakal dipasang plang HET.(ilustrasi/int)Harga Minyakita Diawasi Ketat di Riau, Toko Resmi Dipasang Plang HET
Ilustrasi.OMC 12 Sorti, Pemprov Riau Intensifkan Hujan Buatan Cegah Karhutla di 11 Daerah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved