www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Perluasan UU Penyiaran Berisiko Menghambat Ekonomi Digital dan Daya Saing Global Industri Kreatif Indonesia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dua Titik Masih Membara, BPBD Riau Intensifkan Hujan Buatan di Rohil
Senin, 23 Februari 2026 - 16:38:13 WIB
Proses penyemaian garam untuk OMC.(ilustrasi/int)
Proses penyemaian garam untuk OMC.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Strategi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau kini tidak lagi hanya bertumpu pada pemadaman darat.

Pemprov Riau mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah taktis mempercepat turunnya hujan di wilayah rawan terbakar.

Hingga Senin (23/2/2026), operasi tersebut telah dilaksanakan sebanyak 12 sorti penerbangan dengan total 12 ton garam (NaCl) disemai di titik-titik potensial pembentukan awan.

Kabid Kedaruratan BPBD Damkar Riau, Jim Gafur menyatakan, OMC masih berlanjut di Riau dan akan diperkuat di daerah prioritas.

“OMC sudah 12 sorti, total 12 ton garam sudah disemai. Hari ini dijadwalkan satu sorti lagi untuk wilayah Rohil,” ujarnya.

Menurut Jim, penyemaian garam dilakukan untuk merangsang pertumbuhan awan agar hujan dapat segera turun, terutama di kawasan gambut yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.

“Kami berharap upaya ini dapat menurunkan hujan dan membasahi lahan di Riau, khususnya lahan gambut yang rawan terbakar sehingga kebakaran lahan dapat kita cegah,” tegasnya.

Di tengah operasi udara yang terus digencarkan, penanganan di darat juga masih berlangsung.

Berdasarkan laporan BPBD Riau, saat ini terdapat dua wilayah yang masih dilanda karhutla, yakni Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai, dan Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar.

Tim gabungan fokus melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang.

“Tim masih melakukan pemadaman dan pendinginan di Kelurahan Bagan Keladi, Dumai Barat dan di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar. Ini untuk memastikan tidak ada bara yang bisa memicu kebakaran kembali,” jelasnya.

Data terbaru BPBD Damkar Riau menunjukkan total luas lahan terbakar sejak Januari 2026 telah mencapai 1.041,74 hektare yang tersebar di 11 kabupaten/kota.

“Hingga saat ini sudah 11 daerah di Riau yang ditemukan terjadi karhutla. Total luasan mencapai 1.041,74 hektare,” ungkapnya.

Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan luasan kebakaran terbesar, yakni 612,30 hektare. Disusul Bengkalis 201,01 hektare, Inhil 64,70 hektare, dan Siak 63,53 hektare.

Sementara itu, Dumai tercatat 30,52 hektare, Kampar 29,50 hektare, Pekanbaru 14,08 hektare, Kepulauan Meranti 13,40 hektare, Rohil 10 hektare, Kuansing 1,50 hektare, dan Inhu 1,20 hektare.

Melihat tren tersebut, Pemprov Riau telah menetapkan status siaga darurat karhutla guna memperkuat koordinasi lintas sektor.

Penanganan karhutla melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD kabupaten/kota, TNI-Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, hingga perusahaan di sekitar wilayah terdampak.

Strategi kombinasi antara pemadaman darat dan intervensi cuaca melalui OMC diharapkan mampu menekan laju pertambahan luas kebakaran dalam beberapa pekan ke depan, terutama menjelang puncak musim kering.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa perang melawan karhutla di Riau kini bergerak lebih sistematis, menggabungkan teknologi, koordinasi lintas lembaga, dan status siaga darurat sebagai payung kebijakan percepatan respons di lapangan.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Netflix.Perluasan UU Penyiaran Berisiko Menghambat Ekonomi Digital dan Daya Saing Global Industri Kreatif Indonesia
ist.Jaga Performa Sepeda Motor Honda, Capella Tawarkan Program BERKAH di AHASS 2026
Pedagang Minyakita di Kampar sudah lama jual di atas HET.(ilustrasi/int)Sudah Berbulan-bulan di Atas HET, Harga Minyakita di Kampar Jadi Sorotan
Proses penyemaian garam untuk OMC.(ilustrasi/int)Dua Titik Masih Membara, BPBD Riau Intensifkan Hujan Buatan di Rohil
Polres Pelalawan menyalurkan bantuan Sembako ke Pondok Tahfiz Al-QurPolres Pelalawan Salurkan Sembako untuk Santri Pondok Tahfiz Al-Qur'an An-Nur
  Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.(foto: int)Pekanbaru Berbenah Total, Apa Saja yang Sudah Dikerjakan Agung-Markarius Setahun ini?
DPRD Pekanbaru tolak dana zakat dimanfaatkan untuk MBG.(ilustrasi/int)DPRD Pekanbaru Tolak Wacana Zakat untuk Makan Bergizi Gratis
Program BERKAH di AHASS.(foto: istimewa)Program BERKAH di AHASS Capella Honda Riau Ada Promo Spesial Ramadan, Servis Motor Lebih Murah
Pedagang Minyakita di Riau bakal dipasang plang HET.(ilustrasi/int)Harga Minyakita Diawasi Ketat di Riau, Toko Resmi Dipasang Plang HET
Ilustrasi.OMC 12 Sorti, Pemprov Riau Intensifkan Hujan Buatan Cegah Karhutla di 11 Daerah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved