www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Setahun Riau Dipimpin Plt Gubernur, Pengamat: Stabilitas Aman tapi Reformasi Masih Dinanti
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Setahun Riau Dipimpin Plt Gubernur, Pengamat: Stabilitas Aman tapi Reformasi Masih Dinanti
Senin, 23 Februari 2026 - 22:18:10 WIB
Pengamat politik Riau, Agung Wicaksono.(foto: int)
Pengamat politik Riau, Agung Wicaksono.(foto: int)

PEKANBARU – Tepat satu tahun perjalanan kepemimpinan Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, bersama Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, periode 20 Februari 2025–20 Februari 2026, menjadi sorotan publik.

Masa kepemimpinan ini berlangsung dalam situasi yang tidak biasa, menyusul penetapan Abdul Wahid sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kasus tersebut menjadi ujian serius bagi stabilitas politik daerah sekaligus menggerus tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan provinsi.

Pengamat politik Riau, Agung Wicaksono, menilai kepemimpinan transisional ini lebih menonjol dalam menjaga kesinambungan administrasi dibanding menghadirkan terobosan kebijakan.

“Dalam konteks transisi, langkah paling menonjol adalah keberhasilan menjaga stabilitas birokrasi. Pemerintahan tetap berjalan, pelayanan publik tidak terganggu signifikan, dan hubungan dengan pemerintah pusat relatif kondusif,” ujar Agung, Senin (23/2/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan kapasitas manajerial yang memadai dalam mengendalikan situasi krisis.

Namun, ia menekankan, stabilitas administratif bukan satu-satunya indikator keberhasilan kepemimpinan.

Fase Konsolidasi, Bukan Transformasi

Agung menyebut, selama setahun terakhir, arah kepemimpinan di Riau cenderung berada pada tahap konsolidasi internal.

Fokus utama diarahkan pada memastikan roda birokrasi tetap berfungsi normal di tengah tekanan politik dan sorotan publik.

“Dalam konteks ini, satu tahun kepemimpinan lebih terlihat sebagai fase konsolidasi administratif daripada fase transformasi kebijakan,” katanya.

Sejumlah persoalan struktural, lanjut dia, masih menjadi pekerjaan rumah besar. Di antaranya ketergantungan fiskal daerah terhadap pemerintah pusat, belum optimalnya hilirisasi sumber daya alam, serta tata kelola kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dinilai membutuhkan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Isu karhutla, misalnya, bukan sekadar agenda teknis penanggulangan, melainkan menyangkut koordinasi antarlembaga, penegakan hukum, hingga tata kelola perizinan lahan yang berkelanjutan.

Momentum Pemulihan Kepercayaan

Di tengah situasi tersebut, Agung menilai momentum satu tahun kepemimpinan ini semestinya dimanfaatkan untuk membangun kembali legitimasi institusi pemerintahan.

“Stabilitas memang prasyarat penting. Tetapi keberanian melakukan reformasi adalah kebutuhan mendesak. Tanpa itu, sulit mengharapkan lompatan pembangunan yang signifikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, transparansi, penguatan integritas, serta kebijakan yang konkret dan terukur menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik yang sempat tergerus akibat persoalan hukum kepala daerah.

Riau, menurutnya, kini berada di titik krusial, bertahan dalam pola birokrasi rutin atau melangkah menuju perubahan yang lebih substantif dengan orientasi pembenahan tata kelola jangka panjang.

“Arah kebijakan satu hingga dua tahun ke depan akan sangat menentukan apakah fase konsolidasi ini menjadi fondasi transformasi, atau sekadar masa transisi tanpa perubahan mendasar,” pungkasnya.

Penulis: Fitri
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pengamat politik Riau, Agung Wicaksono.(foto: int)Setahun Riau Dipimpin Plt Gubernur, Pengamat: Stabilitas Aman tapi Reformasi Masih Dinanti
Operasi Pasar Murah Pemprov Riau.(foto: int)Jangan Lewatkan, Ini Jadwal Lengkap Operasi Pasar Murah TPID Riau
Polda Riau lakukan tes urine.(foto: tribunpekanbaru.com)3 Personel Positif Methamphetamine, Polda Riau Lakukan Pendalaman
Netflix.Perluasan UU Penyiaran Berisiko Menghambat Ekonomi Digital dan Daya Saing Global Industri Kreatif Indonesia
ist.Jaga Performa Sepeda Motor Honda, Capella Tawarkan Program BERKAH di AHASS 2026
  Menu Ramadan The People’s Cafe.(foto: mimi/halloriau.com)Dari Bukittinggi ke Cirebon, Menu Ramadan The People’s Cafe Hadirkan Cita Rasa Lokal
Pedagang Minyakita disanksi administratif jika tetap jual di atas HET.(foto: int)Harga Minyakita di Pekanbaru Tembus Rp18.000, Pedagang Terancam Sanksi
Seremoni Uji Coba Heavy Duty EV Truck Toyota Tsusho Indonesia pada tanggal 23 Februari 2026.(foto: istimewa)Toyota Tsusho dan KALISTA Uji Heavy Duty EV, Targetkan Pangkas Emisi Scope 3
Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho dan Wakil Walikota Pekanbaru, Markarius Anwar.(foto: int)Pekanbaru Berbenah Total, Apa Saja yang Sudah Dikerjakan Agung-Markarius Setahun ini?
DPRD Pekanbaru tolak dana zakat dimanfaatkan untuk MBG.(ilustrasi/int)DPRD Pekanbaru Tolak Wacana Zakat untuk Makan Bergizi Gratis
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved