PEKANBARU – Mobilitas masyarakat pada masa arus balik Lebaran 2026 di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) masih berada pada level tinggi.
Data PT Hutama Karya (Persero) menunjukkan volume kendaraan pada 25 Maret 2026 tetap meningkat signifikan dibandingkan kondisi normal, meski mulai menurun dari hari sebelumnya.
Lonjakan ini menegaskan bahwa pergerakan pemudik menuju kota-kota besar masih berlangsung di berbagai wilayah Sumatera, terutama pada ruas tol penghubung antarkota dan jalur menuju pusat perkotaan.
Pelaksana Tugas EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani mengungkapkan, trafik kumulatif harian di ruas tol operasional mencapai ratusan ribu kendaraan.
“Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 209.536 kendaraan, atau meningkat 132,46 persen dibandingkan trafik normal,” ujarnya.
Menurutnya, pemantauan lalu lintas dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman selama periode arus balik.
Beberapa ruas JTTS mencatat peningkatan kendaraan yang signifikan, terutama jalur yang menjadi penghubung antarwilayah strategis.
Lampung–Sumatera Selatan
- Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung: 26.357 kendaraan (+103,48%)
- Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih: 26.767 kendaraan (+106,01%)
Riau
- Tol Pekanbaru–Dumai: 21.434 kendaraan (+53,03%)
- Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar: 17.748 kendaraan (+297,14%) — lonjakan tertinggi di Riau
Sumatera Utara–Aceh
- Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat: 43.411 kendaraan (+185,94%) — volume tertinggi
- Tol Binjai–Langsa: 17.926 kendaraan (+130,83%)
- Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6: 13.909 kendaraan (+381,45%) — lonjakan terbesar nasional
Sumatera Barat
- Tol Padang–Sicincin: 7.706 kendaraan (+282,62%)
Sementara itu, ruas tol yang difungsionalkan khusus arus balik juga mencatat pergerakan kendaraan aktif di Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1: 5.260 kendaraan dan Tol Palembang–Betung: 5.452 kendaraan.
Hutama Karya mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan perjalanan dengan matang demi menghindari risiko kecelakaan di tengah tingginya mobilitas arus balik.
“Pengguna jalan diharapkan dapat beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk, demi keselamatan bersama,” pungkasnya.
Pengemudi juga diminta mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima sebelum perjalanan.