PEKANBARU - Lonjakan titik panas kembali terdeteksi di Pulau Sumatera. Data terbaru menunjukkan provinsi Riau menjadi wilayah paling rawan dengan jumlah hotspot yang jauh melampaui daerah lain.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengungkapkan jumlah hotspot di Sumatera pada Minggu (5/4/2026) mencapai ratusan titik.
“Total titik panas wilayah Sumatera hari ini ada 244 titik yang tersebar di beberapa provinsi,” ujar Ranti.
Dari total tersebut, Riau menjadi penyumbang terbesar dengan 182 titik panas yang seluruhnya terdeteksi di Kabupaten Bengkalis. Angka ini menempatkan Riau sebagai wilayah dengan tingkat kewaspadaan tertinggi.
Rincian sebaran titik panas di Pulau Sumatera meliputi, Aceh 15 titik, Bengkulu 1 titik, Jambi 2 titik, Sumatera Selatan 19 titik dan Kepulauan Riau 12 titik.
Kemudian, Kepulauan Bangka Belitung 11 titik, Lampung 2 titik dan Riau 182 titik yang seluruhnya berada di Kabupaten Bengkalis.
Dominasi hotspot di Riau menunjukkan perlunya pengawasan intensif di wilayah pesisir timur Sumatera, khususnya area gambut yang rentan terbakar.
Konsentrasi hotspot di satu kabupaten menjadi indikator penting bagi upaya mitigasi dini. Dengan jumlah mencapai ratusan titik, Bengkalis berpotensi menjadi episentrum karhutla apabila tidak segera ditangani.
BMKG terus mengingatkan bahwa deteksi hotspot merupakan sinyal awal yang harus ditindaklanjuti dengan pemantauan lapangan oleh instansi terkait.