PEKANBARU – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali melonjak dan mendominasi wilayah Sumatera. Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hingga Selasa sore (6/4/2026) pukul 16.00 WIB, tercatat sebanyak 98 titik panas terdeteksi di Riau.
Petugas BMKG Stasiun Pekanbaru, Gita Dewi, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan bagian dari total 137 hotspot yang tersebar di seluruh wilayah Sumatera.
“Total titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera mencapai 137 titik hingga pukul 16.00 WIB,” ujar Gita Dewi.
Dari jumlah tersebut, Riau menjadi penyumbang terbanyak dengan 98 titik, disusul Sumatera Utara sebanyak 12 titik dan Sumatera Selatan 8 titik. Sementara itu, Aceh dan Kepulauan Riau masing-masing mencatat 6 titik, Jambi 4 titik, serta Lampung 2 titik panas.
Sebaran titik panas di Riau didominasi oleh Kabupaten Bengkalis yang mencapai 92 titik. Selain itu, hotspot juga terdeteksi di Kabupaten Pelalawan sebanyak 3 titik, serta masing-masing 1 titik di Rokan Hilir, Siak, dan Indragiri Hulu.
“Sebaran hotspot di Riau paling banyak berada di Kabupaten Bengkalis dengan 92 titik,” jelasnya.
Meningkatnya jumlah titik panas ini menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di wilayah dengan kondisi cuaca kering.
BMKG mengimbau masyarakat dan pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memperparah kondisi.