PEKANBARU – Sebaran titik panas di Pulau Sumatera masih terpantau meski jumlahnya relatif terbatas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat total 20 hotspot terdeteksi pada Kamis (9/4/2026), dengan Provinsi Riau menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi menyebutkan, pemantauan satelit menunjukkan sebaran titik panas berada di beberapa provinsi.
“Total hotspot wilayah Sumatera hari ini terpantau sebanyak 20 titik,” ujarnya.
Berdasarkan data pemantauan satelit, hotspot tersebar di sejumlah provinsi meliputi, Aceh 1 titik, Sumatera Selatan 1 titik, Sumatera Utara 1 titik, Kepulauan Riau 1 titik, Bangka Belitung 3 titik dan Riau 13 titik.
Dominasi Riau dalam data ini menandakan perlunya kewaspadaan lebih tinggi terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Di dalam wilayah Riau, titik panas terdeteksi di enam kabupaten/kota. Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak.
Rinciannya, Kabupaten Bengkalis 1 titik, Kabupaten Pelalawan 5 titik, Kabupaten Rokan Hilir 2 titik, Kabupaten Rokan Hulu 1 titik, Kabupaten Indragiri Hilir 1 titik dan Kota Dumai 3 titik.
Data ini menunjukkan wilayah pesisir hingga daratan tengah Riau masih memiliki potensi kemunculan titik panas.