PEKANBARU - Dalam upaya mempererat silaturahim sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan zakat, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Riau menggelar audiensi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk menyampaikan laporan penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sepanjang tahun 2025.
Audiensi yang berlangsung di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan Kantor Baznas Provinsi Riau ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antar lembaga. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Perwakilan IZI Riau bersama jajaran, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau beserta jajaran, serta Wakil Ketua II Baznas Provinsi Riau bersama tim.
Dalam forum tersebut, IZI Riau memaparkan capaian penghimpunan dan pendistribusian ZIS selama tahun 2025 sebagai bentuk akuntabilitas kepada para pemangku kepentingan.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana ZIS. Laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami sekaligus upaya membangun kepercayaan publik,” ujar perwakilan IZI Riau.
Selain itu, audiensi juga dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk memperkuat kolaborasi dalam program pemberdayaan umat di wilayah Riau.
“Kami menyambut baik langkah IZI Riau yang secara terbuka menyampaikan laporan pengelolaan ZIS. Ini menjadi contoh sinergi yang positif antar lembaga dalam mendukung optimalisasi zakat,” ungkap perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau.
Hal senada juga disampaikan oleh pihak Baznas Provinsi Riau yang menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga sangat penting untuk meningkatkan dampak program bagi masyarakat.
“Sinergi yang kuat akan mendorong pengelolaan zakat yang lebih efektif dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat,” kata perwakilan Baznas Provinsi Riau.
Ke depan, hubungan kelembagaan yang telah terjalin diharapkan semakin kuat melalui berbagai program kolaboratif yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan mustahik serta penguatan ekosistem zakat di Riau. (Rls)