PEKANBARU – Sebuah video viral yang memuat ujaran tidak pantas bernuansa suku di Desa Sungai Jalau, Kabupaten Kampar, memicu perhatian publik, khususnya dari komunitas Jawa di Riau.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Ikatan Keluarga Jawa Riau, Kampriwoto, mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh konten yang beredar.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul tersebarnya video yang dinilai berpotensi memicu ketegangan sosial di tengah masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Jawa di Kampar, untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi. Permasalahan ini sebaiknya diselesaikan melalui musyawarah dengan difasilitasi pemerintah setempat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
Ia menegaskan, penyelesaian persoalan perlu melibatkan pemerintah desa dan kecamatan, serta didampingi aparat kepolisian guna memastikan situasi tetap kondusif.
Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat keamanan agar tidak berkembang menjadi konflik horizontal yang dipicu isu-isu primordial.
Kampriwoto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga suasana kebersamaan dan kerukunan di tengah keberagaman.
“Jaga suasana tetap guyub dan rukun. Percayakan penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum jika ditemukan adanya pelanggaran,” tambahnya.
Imbauan tersebut telah disampaikan kepada seluruh jajaran pengurus IKJR di tingkat kabupaten dan kota se-Riau, untuk diteruskan kepada anggota di masing-masing wilayah sebagai langkah menjaga ketertiban dan keamanan.(Rls)