PEKANBARU – Pergerakan kendaraan dari Kota Pekanbaru menjadi faktor utama melonjaknya trafik di ruas Jalan Tol Trans Sumatera selama libur panjang akhir pekan Hari Buruh, Kamis (30/4/2026).
Lonjakan ini menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat Riau yang memanfaatkan konektivitas tol untuk perjalanan antarkota maupun lintas provinsi.
Berdasarkan data PT Hutama Karya (Persero), total kendaraan yang melintas di seluruh ruas tol JTTS yang telah beroperasi mencapai 115.480 unit. Angka tersebut meningkat 26,70 persen dibandingkan rata-rata trafik harian normal.
Kenaikan signifikan terutama terlihat di dua ruas strategis yang terhubung langsung dari Pekanbaru, yakni:
- Tol Pekanbaru – Dumai: 16.975 kendaraan (naik 19,71 persen).
- Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar: 6.330 kendaraan (melonjak 35,40 persen).
Kedua ruas ini menjadi jalur vital bagi masyarakat yang menuju wilayah pesisir seperti Dumai maupun ke arah Sumatera Barat (Sumbar).
Lonjakan di Tol Pekanbaru–Dumai mencerminkan tingginya mobilitas ke kawasan pesisir dan pelabuhan.
Sementara peningkatan drastis di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar menunjukkan arus wisata dan kunjungan keluarga ke wilayah perbatasan Riau–Sumatera Barat.
Plt EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyebut perusahaan telah mengantisipasi peningkatan volume kendaraan sejak awal periode libur.
“Kami terus memantau perkembangan trafik secara berkala dan memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal agar pengguna jalan tetap merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” ujar Hamdani, Jumat (1/5/2026).
Secara nasional di jaringan JTTS, lonjakan paling tinggi tercatat di Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) yang meningkat hingga 156,11 persen dibandingkan kondisi normal.
Selain itu, beberapa ruas lain yang juga mencatat kenaikan signifikan antara lain:
- Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih: naik 34,78 persen (17.342 kendaraan).
- Tol Padang – Sicincin: naik 32,04 persen (2.823 kendaraan).
- Tol Binjai – Pangkalan Brandan: naik 30,46 persen (10.385 kendaraan).
Data tersebut menunjukkan tren peningkatan mobilitas masyarakat Sumatera selama momentum libur panjang, sekaligus mempertegas peran JTTS sebagai tulang punggung konektivitas regional.
Hutama Karya mengingatkan pengguna jalan, khususnya dari Pekanbaru dan sekitarnya, agar merencanakan perjalanan secara matang guna menghindari kepadatan di jam puncak.
“Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima,” kata Hamdani.