PEKANBARU - Deteksi titik panas di wilayah pesisir Kabupaten Pelalawan memicu respons cepat aparat pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Satu tim Manggala Agni dari Daops Rengat resmi diberangkatkan menuju Pulau Mendol, Kecamatan Kuala Kampar, untuk memulai operasi pemadaman.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto menyebutkan, firespot pertama kali teridentifikasi melalui patroli udara Satgas Karhutla pada Kamis (7/5/2026) pagi.
“Menindaklanjuti firespot yang terdeteksi dari patroli Satgas Udara di Kuala Kampar, Pelalawan, tepatnya di Pulau Mendol, pagi tadi diberangkatkan satu tim Manggala Agni dari Daops Rengat menuju lokasi kejadian,” ujar Ferdian.
Tim pemadam dilaporkan telah tiba di Kuala Kampar setelah menempuh perjalanan panjang melalui kombinasi jalur darat dan perairan. Operasi pemadaman dijadwalkan dimulai pada hari berikutnya.
“Alhamdulillah, puji syukur malam ini sudah bisa mendarat di Kecamatan Kuala Kampar dan besok akan dimulai operasi pemadaman,” katanya.
Penanganan kebakaran di Pulau Mendol bukan tanpa hambatan. Faktor geografis menjadi tantangan utama, mengingat lokasi berada di wilayah pesisir terpencil yang membutuhkan waktu tempuh panjang.
Selain itu, keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) di lokasi turut mempersulit mobilitas tim pemadam.
“Kendala yang dihadapi saat ini selain memang akses perjalanan yang jauh melalui darat dan air, juga saat ini di Pulau Mendol terkendala ketersediaan BBM yang minim,” ungkap Ferdian.
Balai Dalkarhut memastikan perkembangan operasi akan terus dipantau dan diperbarui seiring dimulainya proses pemadaman di lapangan.