www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Catat 27 Hotspot Membara di Riau, Dumai Jadi Penyumbang Terbanyak
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sambu Group dan PWI Riau Perkuat Sinergi Publikasi Industri Kelapa
Rabu, 29 Juli 2026 - 21:10:35 WIB
Bersama Sambu Group, PWI Riau menyatakan komitmennya mendukung keberlanjutan industri lokal.(foto: istimewa)
Bersama Sambu Group, PWI Riau menyatakan komitmennya mendukung keberlanjutan industri lokal.(foto: istimewa)

PEKANBARU - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PT Pulau Sambu atau Sambu Group di Kantor PWI Riau, Rabu (29/07/2026). 

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan dengan insan pers sekaligus membuka peluang kolaborasi dalam publikasi perkembangan industri perkelapaan di Provinsi Riau.

Rombongan Sambu Group dipimpin Corporate Communication Manager PT Pulau Sambu, Dwianto Arif W didampingi Head of Public Relations, Arief Aria Rachman dan Agnes Pinkan.

Kedatangan mereka disambut jajaran pengurus PWI Riau, di antaranya Dewan Penasehat Eryanto Hadi dan Said Suhil Ahmad, Wakil Ketua Bidang Advokasi dan Pembelaan Wartawan Alzamret Malik.

Kemudian, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Zulmiron, Wakil Ketua Bidang Kemitraan dan Hubungan Kerja Sama Syarief Dayan, Bendahara Anthony Harry, Wakil Bendahara Luna Agustin, serta Ketua SIWO Abdul Gafur.

Dalam pertemuan tersebut, Dwianto memaparkan perjalanan panjang Sambu Group yang telah menjadi salah satu pelopor industri olahan kelapa terpadu di Indonesia.

Perusahaan yang berpusat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, itu akan memasuki usia ke-59 tahun pada Desember 2026 dan bersiap menyambut enam dekade kiprahnya pada tahun depan.

"Kami berharap ada kolaborasi yang baik dengan PWI Riau. Saat ini kami terus mengembangkan berbagai produk turunan kelapa," ujar Dwianto.

"Namun, pemasaran ekspor memang mengalami perlambatan akibat kondisi geopolitik dan ekonomi dunia yang sedang tidak baik-baik saja. Ada perang tarif serta penurunan permintaan dari berbagai negara tujuan ekspor," sambungnya.

Menurutnya, tantangan industri kelapa saat ini tidak hanya dipengaruhi kondisi geopolitik global, tetapi juga meningkatnya biaya operasional.

Perubahan jalur pelayaran internasional menyebabkan biaya logistik dan asuransi kapal meningkat, sementara bahan kemasan steril berbasis Tetra Pack dan SIG masih bergantung pada impor yang menggunakan mata uang dolar Amerika Serikat.

Di sisi lain, komoditas kelapa di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara tengah memasuki musim panen raya. Namun, melimpahnya produksi belum diimbangi dengan tingginya permintaan pasar internasional.

Bahkan sejumlah negara seperti Malaysia dan Thailand menerapkan pembatasan impor untuk melindungi hasil panen petani domestik mereka.

Menghadapi kondisi tersebut, Sambu Group memilih tetap konsisten menjalankan strategi hilirisasi dengan mengutamakan pengolahan produk turunan bernilai tambah dibandingkan mengekspor kelapa mentah.

"Kami tetap fokus pada produk turunan karena ingin memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan perekonomian nasional," sebut Dwianto.

"Sangat disayangkan apabila kelapa hanya diekspor dalam bentuk bahan mentah tanpa diolah di dalam negeri," tegasnya.

Dwianto menjelaskan, sekitar 90 persen kebutuhan bahan baku pabrik dipasok langsung oleh petani rakyat, sedangkan kebun inti perusahaan seluas sekitar 22.000 hektare di Pulau Burung hanya memenuhi sekitar 10 persen kebutuhan produksi.

Selain itu, dinamika ekonomi global sepanjang 2025 hingga pertengahan 2026 turut memengaruhi permintaan berbagai produk turunan kelapa, seperti Crude Coconut Oil (CNO) dan desiccated coconut atau tepung kelapa.

Banyak pembeli internasional menunda pengisian kembali stok dan sementara beralih ke minyak nabati lain yang dinilai lebih kompetitif.

Meski demikian, Sambu Group terus memperkuat rantai pasok lokal dan meningkatkan efisiensi distribusi dari petani ke pabrik agar berbagai produk unggulan, mulai dari santan kemasan, minyak goreng kelapa merek KARA, hingga tepung kelapa untuk kebutuhan industri bakery di Eropa, Amerika Serikat, dan China tetap memiliki daya saing di pasar global.

Menanggapi paparan tersebut, PWI Riau menyatakan komitmennya mendukung keberlanjutan industri lokal melalui publikasi yang informatif dan edukatif.

Dengan lebih dari 1.700 anggota yang tersebar di berbagai media cetak, elektronik, televisi, radio, dan portal berita daring, PWI Riau siap membangun kolaborasi untuk memperkuat penyebarluasan informasi mengenai perkembangan industri kelapa dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah maupun nasional.(rilis)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi 27 hotspot menyala di Riau (foto/int)BMKG Catat 27 Hotspot Membara di Riau, Dumai Jadi Penyumbang Terbanyak
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara, Pengamat: Pemerintahan Riau Tetap Aman di Bawah SF Hariyanto
TAM Hadirkan Warna Berbeda Lewat GAZOO Racing dan Keluarga Land Cruiser di GIIAS 2026, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Takuya Yokohama (kedua kiri) bersama jajaran direksi TAM, Bansar Maduma (kedua kanan), Hiroyuki Oide (kiri), dan Satoshi Tanaka (kanan), usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota, Jumat (31/7). Toyota Hadirkan Warna Berbeda di GIIAS 2026 Lewat GAZOO Racing, Land Cruiser, dan Semangat Making Ever-Better Cars
Cuaca Riau Hari Ini, Pekanbaru Berpotensi Diguyur Hujan Siang hingga Malam
Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
  Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby.Usut Kasus Suhardiman Amby, KPK Panggil Istri, Anggota DPRD, hingga Tujuh Tenaga Ahli Bupati
BRK Syariah Cabang Bagansiapiapi terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah sejak usia dini melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar.Kolaborasi BRK Syariah dan Disdukcapil Rohil Permudah Pelajar Miliki Tabungan SimPel dan KIA
TAM Hadirkan Model-Model Terbaru Kendaraan Elektrifikasi (xEV) Toyota di GIIAS 2026, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Takuya Yokohama (kedua kiri) dan Wakil Presiden Direktur TAM Jap Ernando Demily (kedua kanan) bersama jajaran direktur TAM lainnya, yaitu Bansar Maduma (kanan) dan Hiroyuki Oide (kiri), berfoto bersama dikelilingi jajaran kendaraan elektrifikasi (xEV) Toyota yang ditampilkan TAM di booth Toyota pada penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (29/07). 55 Tahun Toyota Ada untuk Indonesia: Dampingi Setiap Kebutuhan Pelanggan lewat Lini Baru Land Cruiser Family dan bZ4X Touring di GIIAS 2026
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved