PEKANBARU - Insiden kecelakaan tunggal melibatkan truk pengangkut alat berat kembali menyoroti kerentanan jalur logistik di Kota Pekanbaru.
Sebuah truk trailer bermuatan crane dilaporkan gagal menanjak di Jalan Badak, Selasa (30/12/2025), hingga menyebabkan arus lalu lintas menuju Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru lumpuh total.
Truk jenis Volvo FH16 550 berwarna putih tersebut melintang di badan jalan, sementara crane berwarna kuning yang berada di atas gandengan terperosok ke bahu kiri jalan.
Akibatnya, jalur utama yang menghubungkan pusat kota dengan Kawasan Industri Tenayan (KIT) tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.
Berdasarkan informasi di lapangan, truk datang dari arah Kawasan Industri Tenayan menuju Jalan Hangtuah.
Namun, saat melintasi tanjakan di Jalan Badak, kendaraan berat itu tidak mampu menanjak karena diduga kelebihan muatan.
Di titik tanjakan, truk kehilangan daya dorong. Beban crane terlalu berat sehingga gandengan terperosok dan posisi truk melintang menutup badan jalan.
Akibat insiden tersebut, arus kendaraan menuju perkantoran Pemko Pekanbaru dan kawasan industri terpaksa dialihkan.
Hingga siang hari, proses evakuasi belum dapat dilakukan karena membutuhkan alat berat tambahan dan perhitungan teknis agar tidak menimbulkan risiko lanjutan.
Petugas gabungan dari Satlantas Polresta Pekanbaru dan Dishub Kota Pekanbaru langsung diterjunkan untuk mengatur lalu lintas serta memberikan peringatan kepada pengguna jalan.
Pengendara roda empat diimbau tidak melintas di Jalan Badak untuk sementara waktu.
Saat ini hanya kendaraan roda dua yang masih bisa melewati jalur tersebut.