www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pemko Pekanbaru Gelontorkan Rp100 M, Perbaikan 21 Ruas Jalan Dimulai Bertahap
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ketimpangan Anggaran Riau Disorot: Rp133 M untuk Instansi Vertikal, Karhutla Cuma Rp3,6 M
Rabu, 01 April 2026 - 14:35:43 WIB
Manager Advokasi dan Pengembangan Jaringan Fitra Riau, Sartika Dewi (foto/ist)
Manager Advokasi dan Pengembangan Jaringan Fitra Riau, Sartika Dewi (foto/ist)

PEKANBARU – Kebijakan anggaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun 2026 menuai sorotan tajam. Di tengah kondisi defisit dan kebijakan efisiensi fiskal, alokasi dana sebesar Rp133 miliar justru digelontorkan untuk mendukung pembangunan dan fasilitas instansi vertikal.

Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai proyek, seperti pembangunan rumah sakit TNI, RS Bhayangkara, rumah dinas Kepala Kejaksaan Tinggi, rumah dinas Kapolda, hingga pelunasan pembangunan gedung BIN Riau.

Kondisi ini dinilai kontras dengan langkah penghematan yang berdampak langsung pada masyarakat. Sejumlah kebijakan efisiensi dilakukan, mulai dari pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) hingga pengurangan anggaran program pelayanan publik dan kegiatan strategis lainnya.

Manager Advokasi dan Pengembangan Jaringan Fitra Riau, Sartika Dewi, menyebut kebijakan ini menunjukkan ketidaktepatan dalam menentukan prioritas anggaran daerah.

“Alokasi Rp133 miliar untuk instansi vertikal di tengah defisit anggaran adalah bentuk kegagalan dalam menetapkan prioritas. Ini bukan hanya soal angka, tetapi soal keberpihakan,” ujarnya.

Di sisi lain, Riau saat ini tengah menghadapi krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pemerintah bahkan telah menetapkan status darurat karhutla hingga November 2026. Namun, anggaran yang dialokasikan untuk penanganan bencana tersebut hanya sekitar Rp3,6 miliar.

Menurut Sartika, angka tersebut tidak sebanding dengan dampak luas yang ditimbulkan karhutla, baik dari sisi lingkungan maupun sosial ekonomi masyarakat.

“Dengan status darurat karhutla hingga November 2026, alokasi Rp3,6 miliar sangat tidak rasional. Ini menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah dalam melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat,” katanya.

Karhutla di Riau sendiri berdampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terganggunya aktivitas ekonomi, hingga memperparah kondisi kelompok rentan.

Bahkan, kebakaran hutan dan lahan yang terjadi saat ini telah menimbulkan korban jiwa, termasuk dari kalangan relawan Manggala Agni yang terlibat dalam upaya pemadaman.

Fitra Riau juga menilai kebijakan efisiensi anggaran belum tepat sasaran. Penghematan justru dirasakan pada sektor pelayanan publik, sementara belanja untuk instansi vertikal tetap tinggi.

“Ini adalah bentuk ketimpangan fiskal yang tidak adil. Beban efisiensi dialihkan ke masyarakat, sementara kebutuhan yang tidak mendesak tetap mendapat porsi besar,” tegas Sartika.

Sebagai langkah perbaikan, Fitra Riau mendesak pemerintah daerah untuk segera mengevaluasi kebijakan anggaran. Di antaranya dengan mengalihkan sebagian anggaran instansi vertikal untuk penanganan karhutla, meningkatkan dana penanggulangan bencana secara signifikan, serta memprioritaskan program pengentasan kemiskinan dan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Selain itu, transparansi dan evaluasi terbuka terhadap struktur belanja daerah dinilai penting agar publik dapat mengawasi arah kebijakan fiskal pemerintah.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi Pemko Pekanbaru gelontorkan Rp100 miliar untuk perbaikan jalan rusak di 2026 (foto/int)Pemko Pekanbaru Gelontorkan Rp100 M, Perbaikan 21 Ruas Jalan Dimulai Bertahap
Bupati Pelalawan, Zukri merancang WFH ASN selama Kamis-Jumat (foto/int)Pemkab Pelalawan Siapkan WFH ASN 2 Hari, Berlaku Bertahap Sesuai Jenis Layanan
Manager Advokasi dan Pengembangan Jaringan Fitra Riau, Sartika Dewi (foto/ist)Ketimpangan Anggaran Riau Disorot: Rp133 M untuk Instansi Vertikal, Karhutla Cuma Rp3,6 M
RSUD Arifin Achmad Pekanbaru.(foto: int)Antrean Operasi Tinggi, RSUD Arifin Achmad Buka Layanan Bedah Hingga Tengah Malam
Gubernur Kepri, Anshar Ahmad kukuhkan pengurus IWKR Pekanbaru.(foto: istimewa)Halal Bihalal Pemprov Kepri di Pekanbaru Jadi Ajang Konsolidasi Perantau
  Sambutan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto dibacakan oleh Helwin Yunus yang bertindak sebagai pembina upacara. Pemprov Riau Apresiasi Kinerja BRK Syariah di Usia ke-60, Tekankan Transformasi Digital dan Penguatan Tata Kelola
ist.Tak Lekang oleh Zaman, Metro Riau Rayakan 21 Tahun dengan Semangat Baru
Ist.Pemimpin Divisi di Garda Depan, HUT ke-60 BRK Syariah Berlangsung Khidmat, Penuh Haru dan Kebanggaan
Fortuner yang ditumpangi Wakil Ketua DPRD Bengkalis terperosok ke dalam parit.(foto: mcr)Fortuner Wakil Ketua DPRD Bengkalis Masuk Parit Usai Tabrakan, Diduga Micro Sleep
Pemko Pekanbaru tambah belasan bus listrik untuk TMP.(foto: int)Pekanbaru Tambah 16 Bus Listrik dan Feeder, Transportasi Publik Makin Nyaman
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved