PEKANBARU - Proses pemilihan Ketua RW 08 memasuki babak baru setelah salah satu tokoh yang sebelumnya digadang-gadang maju sebagai calon, Eko Wibowo, secara resmi menyatakan tidak ikut dalam kontestasi.
Keputusan tersebut diambil setelah panitia menyebut dirinya tidak bisa ikut dengan alasan terlambat mendaftar, sehingga tidak bisa diakomodir.
Eko Wibowo menjelaskan bahwa keterlambatan dalam proses pendaftaran menjadi alasan utama dirinya tidak dapat diakomodir sebagai calon Ketua RW 08. Hal ini merupakan hasil keputusan rapat panitia yang bersifat final.
Meski tidak maju, Eko bersama tim “Sahabat RW 08” yang telah aktif melakukan sosialisasi selama kurang lebih satu tahun enam bulan, sepakat untuk mengalihkan dukungan kepada H. Kasman sebagai calon Ketua RW 08 nomor urut 1.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim yang selama ini solid dan kompak. Semoga silaturahmi ini terus terjalin sampai kapan pun,” ujar Eko.
Menurutnya, keputusan mendukung H. Kasman bukan tanpa alasan. Ia menilai adanya kesamaan visi, ide, dan gagasan dalam upaya membawa perubahan yang lebih baik bagi wilayah RW 08.
“Kenapa dukungan jatuh kepada H. Kasman? Karena kami memiliki kesamaan ide dan tujuan untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi RW 08,” tambah Eko, yang juga menjabat sebagai Ketua RT 01 RW 08 periode 2020–2025.
Eko menyatakan keyakinannya bahwa H. Kasman memiliki kapasitas untuk memimpin dan membawa kemajuan bagi masyarakat, baik di bidang sosial maupun pendidikan.
“Kami yakin H. Kasman mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik ke depan. Saya mendukung penuh dan siap memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan RW 08,” tutup Eko yang juga dikenal sebagai tokoh muda di bidang pendidikan di Riau.
Dengan dukungan tersebut, peta persaingan dalam pemilihan Ketua RW 08 diperkirakan akan semakin dinamis dan menarik untuk diikuti.