PELALAWAN - Pemkab Pelalawan mulai merealisasikan Program Satu Juta Ikan Tahun 2026 dengan melepas sebanyak 13 ribu bibit ikan patin ke Sungai di sekitar Jembatan Kembar Pangkalan Kerinci, Senin (5/1/2026).
Program ini tidak hanya bertujuan menjaga ekosistem sungai, tetapi juga disiapkan sebagai penggerak baru ekonomi masyarakat berbasis wisata perairan.
Pelepasan bibit ikan dilakukan Bupati Pelalawan, H Zukri bersama Wakil Bupati Pelalawan, H Husni Tamrin.
Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya program perikanan berkelanjutan yang menyasar tujuh kecamatan di Pelalawan.
Bupati Zukri menegaskan, penebaran bibit ikan patin ini merupakan langkah awal dari program unggulan daerah yang telah disiapkan untuk tahun 2026.
“Pelepasan bibit ikan ini adalah bagian dari Program Satu Juta Ikan. Tujuannya menjaga kelestarian sungai sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat,” ujar Zukri.
Ia menjelaskan, Kecamatan Pangkalan Kerinci menjadi lokasi perdana pelaksanaan program, sebelum nantinya dilanjutkan secara bertahap ke kecamatan lainnya di Kabupaten Pelalawan.
Lebih jauh, kawasan Sungai di sekitar Jembatan Kembar Pangkalan Kerinci telah masuk dalam rencana pengembangan sebagai pusat wisata mancing yang diharapkan mampu menarik minat masyarakat lokal maupun luar daerah.
“Kawasan Sungai Jembatan Kembar ini akan kita kelola dan jadikan sebagai pusat wisata mancing. Ini bagian dari upaya kita menghidupkan potensi sungai sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.
Menurut Zukri, konsep pengembangan tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menitikberatkan pada keseimbangan antara pelestarian lingkungan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui Program Satu Juta Ikan, Pemkab Pelalawan berharap tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga sungai sebagai sumber kehidupan, sekaligus membuka peluang usaha baru di sektor perikanan dan pariwisata berbasis lingkungan.