PELALAWAN - Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Pelalawan saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) muncul di Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Kapolres Pelalawan, AKBP John Louis Letedara SIK turun langsung ke lokasi untuk memimpin pemadaman pada Kamis (29/1/2026).
Kebakaran terdeteksi di area semak belukar di Jalan Lintas Timur KM 73 Tanjung Raya, Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota.
Berdasarkan pendataan di lapangan, luas lahan terdampak diperkirakan sekitar 3-4 hektare, dengan titik koordinat 0°21'59,514" LU dan 101°51'46,182" BT.
Kapolres menegaskan komitmen jajarannya dalam pengendalian karhutla agar tidak meluas ke wilayah lain.
“Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk memadamkan api karhutla ini dan mencegah penyebaran api ke wilayah lainnya,” ujar Kapolres.
Operasi pemadaman melibatkan penyemprotan intensif dan proses pendinginan untuk memastikan bara tidak kembali menyala.
Tim di lapangan mengerahkan dua unit mesin mini straker dan satu unit mesin mark three milik PT RAPP, dilengkapi lima rol selang dan dua nozzle.
Mobilisasi personel didukung tiga unit kendaraan roda empat dan dua unit roda dua.
Kondisi medan menjadi tantangan tersendiri. Lahan gambut yang mudah menyimpan bara, hembusan angin, hujan yang membuat akses licin dan berlumpur, memperlambat pergerakan tim.
Meski begitu, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan menyeluruh.
Hingga laporan terakhir, api utama telah padam, meski masih terlihat asap tipis di beberapa titik bekas kebakaran. Petugas memastikan area aman untuk mencegah potensi kebakaran ulang.
Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya respons dini dan kolaborasi lintas pihak dalam penanganan karhutla di wilayah rawan gambut seperti Pelalawan.