PEKANBARU - Pemprov Riau melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menuntaskan misi kemanusiaan dalam membantu pemulihan infrastruktur pascabanjir di Provinsi Aceh. Aksi solidaritas antardaerah ini menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Riau terhadap masyarakat terdampak bencana di Tanah Serambi Mekkah.
Kepala Satpol PP Riau, drg. Sri Sadono, menyampaikan bahwa dirinya bersama 35 personel Satpol PP saat ini telah meninggalkan Aceh dan dalam perjalanan kembali ke Riau.
Ia menuturkan, seluruh rangkaian kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan atas arahan Plt Gubernur Riau sebagai bentuk kepedulian dan penguatan persaudaraan lintas wilayah.
Selama berada di Aceh, Satpol PP Riau fokus pada pemulihan infrastruktur pendidikan, khususnya di SMAN 2 Percontohan Karang Baru yang sebelumnya terdampak banjir dan tertutup lumpur.
Dengan menggunakan alat berat berupa traktor yang dimodifikasi, para petugas bergotong royong membersihkan area sekolah agar dapat kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Selain kerja fisik, Satpol PP Riau juga menyalurkan bantuan sosial berupa bazar pakaian layak pakai yang berasal dari sumbangan para aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Pakaian tersebut ditata rapi dan dibagikan secara gratis, sehingga masyarakat dapat memilih sesuai kebutuhan mereka.
“Kami ingin masyarakat merasa dihargai dan dimanusiakan, sehingga mereka bebas memilih pakaian yang benar-benar mereka perlukan,” ujar Sri Sadono, Kamis (15/1/2026).
Bantuan lain yang disalurkan berupa 26 unit kompor gas lengkap dengan tabung, guna membantu warga memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari pascabanjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih berjuang memulihkan kehidupan mereka.
Kepala SMAN 2 Percontohan Karang Baru, Ayjumiarta, mengaku kagum atas dedikasi dan semangat kerja para personel Satpol PP Riau. Ia menyebut pekerjaan pembersihan sekolah yang diperkirakan memakan waktu lama justru dapat diselesaikan hanya dalam empat hari.
“Mereka bekerja sejak pagi hingga malam hari tanpa mengeluh. Ini benar-benar di luar perkiraan kami,” ujarnya dikutip dari MCRiau.
Apresiasi juga datang dari warga setempat, salah satunya Mita, yang merasa sangat terbantu dengan adanya bazar pakaian gratis. Ia menilai kehadiran Satpol PP Riau dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Riau menjadi penguat semangat bagi masyarakat Aceh Tamiang di tengah kondisi sulit.
Sebagai bagian dari misi kemanusiaan, Satpol PP Riau turut melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi anak-anak korban banjir. Melalui kegiatan trauma healing, anak-anak diajak bermain dan berinteraksi agar dapat kembali ceria dan terbebas dari rasa takut akibat bencana yang mereka alami.