PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan proses pembentukan tim panitia seleksi (pansel) untuk asesmen calon direksi di empat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) telah rampung.
Langkah ini menjadi sinyal dimulainya babak baru penguatan perusahaan daerah demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Melalui Biro Ekonomi Setdaprov, Pemprov Riau menargetkan proses seleksi berjalan objektif dan transparan. Kepala Biro Ekonomi Setdaprov Riau, Sri Irianto, menyampaikan bahwa tahapan awal seleksi akan segera diumumkan.
“Insyaallah minggu depan sudah mulai diumumkan seleksi administrasi terlebih dahulu,” ujarnya kepada media, Selasa (24/2/2026).
Empat BUMD strategis yang akan menjalani seleksi direksi yakni PT Sarana Pembangunan Riau, PT Riau Petroleum, PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER), dan PT Jamkrida Riau. Keempatnya dinilai memiliki peran penting dalam menopang pertumbuhan ekonomi daerah.
Untuk PT Sarana Pembangunan Riau, pansel diketuai M. Job Kurniawan dengan anggota Saiman Pakpahan dan Ahmad Ismail. Di PT Riau Petroleum, Yan Dharmadi dipercaya sebagai ketua, didampingi Sarifa Faradinna dan Ahmad Ismail.
Sementara itu, Indra memimpin pansel PT Permodalan Ekonomi Rakyat bersama Saiman Pakpahan dan Aspadiar. Adapun PT Jamkrida Riau kembali menunjuk M. Job Kurniawan sebagai ketua, dengan anggota Irving Kahar dan Syafriadi.
Dikutip dari MCRiau, komposisi pansel yang melibatkan pejabat eselon II serta kalangan akademisi disebut menjadi kunci menjaga independensi dan kualitas proses seleksi. Pemprov Riau berharap figur-figur yang terpilih nantinya benar-benar profesional, berintegritas, dan mampu membawa BUMD lebih kompetitif.
Dengan dimulainya seleksi administrasi dalam waktu dekat, publik kini menanti lahirnya direksi baru yang mampu memperkuat peran BUMD sebagai motor penggerak ekonomi sekaligus meningkatkan kontribusi nyata terhadap PAD Riau.