PEKANBARU - Pelaksanaan vaksinasi bagi calon jemaah haji di Pekanbaru menjadi sorotan penting dalam memastikan kesiapan keberangkatan ke Tanah Suci. Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, turun langsung meninjau proses vaksinasi yang berlangsung di Puskesmas Simpang Tiga, Kecamatan Marpoyan Damai, Kamis (2/4/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Zulkifli menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi telah berjalan selama empat hari dengan hasil yang memuaskan. Sekitar 1.700 calon jemaah haji di Kota Pekanbaru telah menerima vaksin sebagai bagian dari persiapan kesehatan sebelum keberangkatan.
Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh tahapan persiapan haji berjalan optimal. Harapannya, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, dan dalam kondisi fisik yang prima.
Dilansir dari MCRiau, di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fedriyanto, menjelaskan bahwa vaksinasi menyasar jemaah dari 15 kecamatan dengan rata-rata 300 orang per hari. Pada hari terakhir, layanan difokuskan untuk jemaah dari Kecamatan Senapelan, Payung Sekaki, Pekanbaru Kota, dan Binawidya.
Hazli juga mengingatkan bahwa terdapat vaksin wajib yang harus dipenuhi oleh calon jemaah, yakni vaksin COVID-19, meningitis, dan polio. Sementara vaksin influenza bersifat anjuran, namun dinilai penting sebagai perlindungan tambahan selama menjalankan ibadah haji.
Salah satu calon jemaah, Putri Susanti, mengaku telah mempersiapkan diri secara matang, termasuk mengikuti manasik haji dan melengkapi vaksinasi. Ia memilih menerima vaksin influenza sebagai langkah preventif agar tetap sehat selama berada di Tanah Suci.
Dengan upaya yang dilakukan pemerintah dan kesadaran masyarakat, diharapkan seluruh calon jemaah haji asal Pekanbaru dapat berangkat dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih haji yang mabrur.