PEKANBARU – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Riau yang dijadwalkan pada Sabtu (8/11/2025), Plt Ketua DPD Partai Golkar Riau Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan hubungan partai dengan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto berjalan baik.
Menurut Doli, sejak menjabat sebagai Sekda hingga kini sebagai Plt Gubernur, SF Hariyanto dikenal memiliki komunikasi yang baik dengan sejumlah tokoh Golkar, termasuk Ketua Umum.
“Pak SF juga cukup baik komunikasinya dengan para tokoh Golkar dan bahkan dengan Ketua Umum. Beliau adalah mitra yang dekat dengan Partai Golkar,” ujar Doli Kurnia Tandjung saat ditemui di kantor DPD Golkar Riau, Jumat (7/11/2025).
Doli bahkan berharap agar SF Hariyanto nantinya dapat menjadi bagian dari Partai Golkar Riau.
“Syukur-syukur beliau mau bersama kita di Golkar ke depan, di mana pun posisinya,” katanya.
Terkait peluang SF Hariyanto maju dalam Musda Golkar Riau, Doli menyebut kesempatan terbuka bagi siapa pun yang memenuhi syarat sesuai AD/ART partai.
“Sebagai Plt Ketua, saya memastikan Musda berjalan baik. Proses dan tahapannya jangan sampai terlewat,” ujarnya.
Doli menjelaskan, pemilihan ketua nantinya akan diserahkan kepada pemilik suara Musda, yakni perwakilan dari DPD kabupaten/kota dan organisasi sayap partai.
“Bila ada non kader yang terpanggil dan mendapat diskresi dari Ketua Umum, itu bisa menjadi pertimbangan di forum Musda,” tambahnya.
Ia mencontohkan, bakal calon yang didukung lebih dari 30 persen suara akan mendapat perhatian serius dalam sidang Musda nanti.
Sebelumnya, Doli mengungkapkan bahwa seluruh tahapan Musda kali ini dimulai dari awal karena perubahan penanggung jawab.
“Penanggung jawabnya beda. Sebelumnya Pak Syamsuar, sekarang saya. Jadi seleksi bakal calon juga dimulai dari awal,” jelasnya.
Ketua Steering Committee (SC) Nasaruddin menambahkan, pihaknya telah menyiapkan mekanisme penjaringan bakal calon ketua.
“Kami segera membuka pendaftaran dan proses penjaringan di SC,” katanya.
Diketahui, SF Hariyanto sebelumnya telah mengambil formulir pencalonan dua jam sebelum penutupan pada Sabtu (18/10/2025) pukul 18.00 WIB. Namun hingga kini, baik ia maupun Yulisman belum mengembalikan formulir tersebut.
Sementara itu, Ridwan GP, Afrizal Sintong, Karmila Sari, dan Helmi Yazid telah mengembalikan formulir. Namun Afrizal Sintong dan Karmila Sari belakangan menyatakan mundur dari pencalonan.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah mengeluarkan SK penetapan jadwal Musda XI tertanggal 1 November 2025, yang ditandatangani Wakil Ketua Umum Kahar Muzakkar dan Sekretaris Jenderal Muhammad Sarmuji.
Pelaksanaan Musda akan digelar di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (8/11/2025). Dengan terbitnya SK tersebut, maka surat penundaan Musda tertanggal 18 Oktober 2025 dinyatakan tidak berlaku lagi.