www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


PDIP Tegas Tolak Pilkada Tidak Langsung, Tekad Abidin: Hak Rakyat Jangan Dirampas
Kamis, 15 Januari 2026 - 14:59:39 WIB
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDIP, Tekad Abidin.(foto: int)
Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDIP, Tekad Abidin.(foto: int)

PEKANBARU - Wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) dari sistem pemilihan lansung oleh rakyat ke gagasan dipilih DPRD, banyak mendapat perhatian publik. Tidak terkecuali dari kalangan legislatif di DPRD Kota Pekanbaru.

Menurut Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDIP, Tekad Abidin, pihaknya tetap konsisten menjaga kedaulatan rakyat dan tetap berpihak kepada mekanisme pemilihan langsung.

Menurutnya, sikap PDIP sudah sangat jelas, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia mengungkapkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sejak awal menempatkan kedaulatan rakyat sebagai prinsip utama dalam demokrasi.

"PDIP tetap menghargai suara rakyat. Sesuai amanat undang-undang, rakyatlah yang menentukan pemimpinnya. Karena itu, kedaulatan sepenuhnya berada di tangan rakyat," ujar Tekad, Kamis (15/1/2026).

Ia menambahkan, PDIP akan terus berjuang dan berkoalisi bersama rakyat agar sistem pemilihan one man, one vote tetap dipertahankan, baik untuk pemilihan kepala daerah tingkat provinsi, kabupaten/kota, maupun pemilihan presiden.

Tekad juga mengingatkan, pemilihan umum secara langsung pertama kali dilaksanakan pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Hal tersebut merupakan bentuk sikap kenegarawanan yang patut dihargai, sekaligus menjadi tonggak penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia.

"Itu sikap kenegarawanan Ibu Mega yang harus kita hormati. Pemilu langsung adalah amanat undang-undang dan menjadi fondasi demokrasi kita," jelasnya.

Terkait alasan mahalnya biaya politik yang kerap dijadikan dasar untuk mengubah sistem pemilihan, Tekad menilai persoalan tersebut bukan terletak pada mekanisme pemilihan langsung.

Ia menegaskan, masalah utamanya justru pada lemahnya konsistensi penyelenggaraan dan pengawasan Pemilu.

"Di sana kan sudah ada Bawaslu. Seharusnya Bawaslu yang diperkuat peran dan kewenangannya. Kemudian juga sanksi-sanksi agar tidak ada lagi ruang untuk praktik politik uang. Jadi bukan hak rakyat yang diambil," tegasnya.

Ia menilai, mengambil hak rakyat dengan alasan efisiensi biaya bukanlah solusi. Sebaliknya, negara harus hadir memperkuat instrumen demokrasi agar rakyat bisa memilih pemimpinnya sesuai hati nurani, tanpa tekanan dan tanpa praktik money politics.

"Kita perkuat instrumennya, bukan mengambil hak rakyat. Biarkan rakyat memilih sesuai hati nuraninya, dan perkuat pengawasan agar tidak terjadi politik uang di tengah masyarakat," pungkasnya.

Ia kembali menekankan, seluruh kader PDIP akan tetap tegak lurus terhadap perintah Ketua Umum dan konsisten menjalankan ideologi partai yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat.

Penulis: Mimi Purwanti
Editor: Barkah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasi.Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Rencana penerapan pajak air permukaan untuk perusahaan sawit di Riau.(ilustrasi/int)DPRD Riau: Wacana Pajak Air Permukaan Sawit Hanya untuk Perusahaan, Potensi PAD Rp4 Triliun
Ilustrasi harga emas 1 gram Antam masih tinggi (foto/int) Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Dijual Rp2,916 Juta
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Cuaca Riau Hari Ini Relatif Stabil, Hujan Lokal Masih Mengintai
ilustrasi.Izin Dicabut, Negara Pertimbangkan Kelola Langsung 28 Perusahaa
  Harga emas di Galeri 24 Pegadaian Pekanbaru turun hari ini (foto/riki)Harga 1 Gram Emas Pegadaian di Pekanbaru Turun Hari Ini, Saatnya Beli?
Pemadaman karhutla di Teluk Meranti, Pelalawan masih berlangsung.(ilustrasi/int)5 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Pelalawan
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Inhil Terbanyak, Hotspot Riau Meningkat Jadi 62 Titik Pagi Ini
ist.Kunjungi KI Riau, Polda Riau Pastikan Layanan Informasi Publik Transparan
Motor penjambret yang tewaskan pegawai bank di Pekanbaru dibakar massa (foto/ist).Jambret Tarik Tas hingga Korban Tewas, Pelaku Perempuan Residivis
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved