BAGANSIAPIAPI - Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Rokan Hilir, Muhaimin Sadri, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PGRI dengan Polres Rohil.
Acara ini berlangsung lancar dan disaksikan langsung oleh Bupati serta jajaran Forkopimda Rohil pada Jumat (6/2) di mess Pemda Rohil, Jalan Perwira, Bagansiapiapi.
Menurut Muhaimin, kesepahaman ini menjadi langkah penting dalam memperkuat perlindungan hukum bagi profesi guru. Ia menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah daerah dan kepolisian sangat berarti bagi keberlangsungan tugas guru di lapangan.
"Kami sangat senang dan mengapresiasi dukungan yang diberikan. Ini menjadi momen berharga bagi pengurus PGRI dalam meningkatkan pelayanan kepada guru-guru di Kabupaten Rokan Hilir," ujar Muhaimin.
Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni SH SIK, menekankan bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ia mengingatkan bahwa tanpa pendidikan, mustahil seseorang dapat mencapai posisi yang baik dalam kehidupan.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan komitmen kepolisian untuk melindungi profesi guru dari segala bentuk ancaman.
"MOU ini adalah bentuk pengayoman masyarakat. Setiap masalah yang mengancam guru akan kami tindak tegas. Semua masyarakat sama di mata hukum," tegasnya.
Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya akan menggelar kegiatan sosialisasi bersama PGRI terkait perlindungan hukum. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pencerahan kepada para pendidik mengenai tindakan yang seharusnya tidak dilakukan dalam menjalankan profesinya.
Program sosialisasi tersebut akan dilaksanakan di tiga zona, yakni Bagansiapiapi, Ujung Tanjung, dan Bagan Sinembah. Pemilihan lokasi ini disesuaikan dengan kecamatan terdekat agar lebih efektif menjangkau para guru.
Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, turut memberikan apresiasi atas terlaksananya MoU tersebut. Ia berharap kesepahaman yang telah ditandatangani dapat benar-benar diterapkan demi menjaga tenaga pendidik.
"Guru adalah ujung tombak dalam melahirkan generasi muda yang hebat. Mari kita saling menjaga, bekerja sama, dan mendukung sektor pendidikan agar semakin diperhatikan dan ditingkatkan," kata Bupati.
Dengan adanya MOU ini, diharapkan sinergi antara PGRI, Polres, dan pemerintah daerah semakin kuat. Perlindungan hukum bagi guru bukan hanya bentuk penghargaan atas jasa mereka, tetapi juga upaya menjaga kualitas pendidikan di Rokan Hilir untuk masa depan bangsa.