SIAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak mematangkan arah pembangunan sosial ekonomi dengan menitikberatkan pada penguatan sektor ekonomi dan perluasan lapangan kerja guna menekan angka pengangguran.
Hal tersebut disampaikan Bupati Siak, Afni, dalam Rapat Koordinasi arah pembangunan sosial ekonomi daerah sekaligus sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Zamrud Room, Kompleks Rumah Rakyat, Jumat (17/4/2026).
Dalam rapat itu, dibahas sejumlah indikator strategis tahun 2025, meliputi indikator ekonomi, inflasi, kondisi sosial masyarakat, hasil survei Makan Bergizi Gratis (MBG), program nasional 2026, hingga Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta data kependudukan.
Bupati Afni menegaskan pentingnya pemanfaatan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai dasar pengambilan kebijakan.
“Data bukan sekadar angka, tetapi harus ditindaklanjuti menjadi aksi nyata. Gunakan data ini untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa validitas data sangat krusial karena akan berdampak langsung terhadap kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.
Dorong Wirausaha Muda dan Sektor Pertanian
Selain penguatan ekonomi, Afni menyoroti tingginya angka pengangguran yang masih menjadi tantangan di Kabupaten Siak. Ia meminta langkah konkret untuk memperluas kesempatan kerja, terutama bagi generasi muda.
Ia menginstruksikan Dinas Pertanian dan Dinas Ketenagakerjaan untuk menyiapkan program pemberdayaan pemuda melalui sektor pertanian produktif.
“Siapkan lahan, meskipun dua hektare, bagi anak muda yang belum bekerja. Kita arahkan mereka menjadi pelaku usaha di sektor pertanian,” tegasnya.
Afni juga meminta peran aktif seluruh kecamatan dalam mencetak wirausaha muda baru guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurutnya, struktur perekonomian Siak saat ini masih ditopang sektor industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian yang perlu dijaga stabilitasnya untuk menghindari potensi pemutusan hubungan kerja (PHK).
Di akhir kegiatan, Bupati mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.
“Mari buka pintu dan sambut petugas sensus. Data yang akurat akan menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan,” tutupnya.
Pemkab Siak berharap langkah ini mampu mendorong pembangunan yang lebih terarah, berbasis data, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.(*)