SIAK - PT Bumi Siak Pusako (BSP) terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Salah satunya dilakukan melalui pelatihan keterampilan pengelasan bagi masyarakat desa-desa Ring 1.
Bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Siak, BSP menggelar Pelatihan Juru Las Berbasis 3F yang berlangsung pada 1-29 September 2026.
Pelatihan tersebut diikuti 10 peserta yang berasal dari sejumlah desa di Kabupaten Siak. Selain mendapatkan pembekalan keterampilan teknis pengelasan, para peserta juga dipersiapkan untuk memperoleh sertifikat pelatihan dari BLK Siak serta sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Kegiatan ini dihadiri Kepala BLK Kabupaten Siak Abdul Malik dan perwakilan PT BSP, Tengku Muchlis, ST., MT., yang menjabat sebagai Team Manager Community Development PT BSP.
Peserta pelatihan terdiri atas Muhammad Halim Kusuma dan Muhammad Iswardi dari Desa Rempak. Kemudian Muhammad Hafiz, Bayu Handika, Muhammad Hamdi, dan Dinu Risky Firansyah dari Desa Kasikan.
Selanjutnya Fitra Mahendra dari Desa Teluk Masjid, serta Junaiva Saputra, Ridho Fahroni, dan Alhadi Firmansyah dari Dusun Pusako.
Bagi peserta, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga menjadi sarana untuk memperluas relasi serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Salah seorang peserta, Muhammad Halim dari Desa Rempak, berharap pelatihan dan sertifikasi yang diikutinya dapat membuka peluang untuk bekerja sesuai kompetensi yang diperoleh.
"Semoga setelah mengikuti pelatihan dan sertifikasi ini saya dapat memperoleh peluang kerja sebagai welder yang terampil," ujar Halim.
Menurutnya, kesempatan mengikuti pelatihan bersama peserta dari sejumlah desa juga memberikan pengalaman tersendiri. Interaksi selama kegiatan dinilai dapat memperluas jaringan dan menambah pengalaman antarpeserta.
Keselamatan Kerja Jadi Bagian Penting Pelatihan
Team Manager Community Development PT BSP Tengku Muchlis mengatakan, pelatihan Juru Las 3F tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai keselamatan dan standar kerja.
"Pelatihan ini diharapkan dapat mengasah keterampilan peserta, khususnya dalam memahami teknik pengelasan yang baik dan benar. Namun yang tidak kalah penting, aspek keamanan dan keselamatan kerja harus menjadi prioritas yang tertanam dalam setiap peserta," katanya.
Ia menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT BSP yang ditujukan bagi masyarakat di desa-desa Ring 1 sekitar wilayah operasional perusahaan.
Menurutnya, program peningkatan kompetensi itu masih dapat dikembangkan melalui jenjang pelatihan yang lebih tinggi, termasuk pelatihan berbasis 3G.
BSP juga mendorong agar program tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja.
"Melalui program ini, BSP ingin hadir tidak hanya melalui kegiatan pemberdayaan, tetapi juga melalui peningkatan kapasitas masyarakat agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Harapannya, semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki keterampilan dan sertifikasi yang diakui," tambahnya.
BLK Siak Dorong Tenaga Kerja Lokal Berkompetensi
Kepala BLK Kabupaten Siak Abdul Malik mengatakan, peningkatan keterampilan dan sertifikasi kompetensi menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi kebutuhan industri.
Ia berharap pelatihan Juru Las 3F dapat menghasilkan tenaga kerja dengan keahlian khusus yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri.
"Pelatihan Juru Las ini diharapkan dapat melahirkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian khusus dan memenuhi kebutuhan perkembangan industri saat ini. Dengan kompetensi yang dimiliki, diharapkan semakin banyak tenaga kerja lokal yang dapat terserap sehingga turut membantu mengurangi angka pengangguran," ujarnya.
Abdul Malik juga mengapresiasi kerja sama antara BSP dan BLK Siak dalam membuka akses pelatihan bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan sehingga lebih banyak masyarakat Siak memperoleh kesempatan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensinya.
"Semoga PT Bumi Siak Pusako semakin berkembang, produksinya meningkat, dan keberadaannya semakin memberikan manfaat bagi masyarakat Siak," katanya.
Pelatihan Juru Las 3F menjadi salah satu upaya BSP dalam meningkatkan kapasitas masyarakat lokal. Dengan pembekalan keterampilan dan sertifikasi kompetensi, peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus dapat meningkatkan peluang keterlibatan tenaga kerja lokal dalam kegiatan ekonomi di daerah.