www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Belanja Pegawai Lampaui Batas, DPRD Dorong Optimalisasi Pendapatan Riau
Senin, 26 Januari 2026 - 07:03:00 WIB
Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis.
Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau bersama DPRD terus mendorong optimalisasi pendapatan daerah guna mengerek kembali Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Riau yang mengalami penurunan signifikan. Saat ini, APBD Riau tercatat hanya sebesar Rp8,3 triliun, jauh di bawah capaian tahun-tahun sebelumnya yang konsisten berada di atas Rp10 triliun.

Penurunan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan berbagai dampak serius bagi daerah. Selain menghambat pelaksanaan pembangunan akibat keterbatasan anggaran, kondisi ini juga berisiko memengaruhi kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

Wakil Ketua DPRD Riau, Budiman Lubis, mengingatkan bahwa ancaman paling berat akan dirasakan apabila hingga tahun 2027 APBD Riau tidak mampu kembali menembus angka Rp10 triliun. Salah satunya adalah hilangnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi seluruh pegawai Pemprov Riau.

Menurut Budiman, saat ini belanja pegawai dalam APBD 2026 telah mencapai Rp3,4 triliun atau lebih dari 40 persen dari total anggaran. Angka tersebut telah melampaui batas maksimal belanja pegawai yang ditetapkan pemerintah pusat.

“Belanja pegawai kita tahun 2026 sudah di angka 3,4 triliun, atau lebih dari 40 persen. Padahal, sesuai aturan, batas maksimal belanja pegawai hanya 30 persen,” ujar Budiman.

Ia menjelaskan, ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Regulasi itu akan berlaku penuh paling lambat pada 1 Januari 2027 dan bertujuan mendorong efisiensi anggaran serta peningkatan produktivitas daerah.

Dengan kondisi tersebut, Budiman menegaskan tidak ada pilihan lain selain meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan. Upaya optimalisasi, menurutnya, harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk ASN di lingkungan Pemprov Riau.

“Seluruh pegawai juga harus ikut memikirkan bagaimana meningkatkan dan mengoptimalkan pendapatan daerah,” katanya.

Saat ini, DPRD Riau telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan, sementara Pemprov Riau juga membentuk tim terpadu untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah.

Budiman menegaskan, jika APBD Riau mampu kembali mencapai kisaran Rp10 hingga Rp11 triliun, maka keberlangsungan TPP pegawai dapat tetap terjaga.

“Kalau APBD kita bisa tembus 10 atau 11 triliun, insyaallah TPP akan aman,” tegasnya.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
  Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
Pemko Pekanbaru resmi segel New Paragon yang diduga jadi lokasi pesta waria (foto/Tata)Disegel Pemko, Kapolresta Pekanbaru Dalami Dugaan Pelanggaran New Paragon
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved