www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
 
Pemprov Riau Siapkan Pajak Air Permukaan untuk Sawit Skala Besar
Selasa, 03 Februari 2026 - 07:14:00 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau mulai mengkaji secara mendalam potensi penerimaan pajak air permukaan dari aktivitas perkebunan kelapa sawit skala besar yang beroperasi di wilayah Riau. Kebijakan ini dinilai berpeluang menjadi sumber baru pendapatan daerah.

Ketua Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah (OPD) DPRD Riau, Abdullah, mengatakan pemungutan pajak air permukaan tersebut mengacu pada regulasi Kementerian Pekerjaan Umum yang menetapkan sektor perkebunan sebagai pengguna air permukaan, sejajar dengan sektor industri.

“Dalam Peraturan Menteri PU tentang air permukaan, yang menjadi objek bukan hanya industri, tetapi juga perkebunan karena sama-sama memanfaatkan air permukaan. Yang menjadi fokus kita adalah korporasi, karena perkebunan ini dijalankan sebagai kegiatan bisnis,” ujar Abdullah, Senin (2/2/2026).

Ia menegaskan, wacana pemungutan pajak tersebut tidak menyasar perkebunan rakyat. Kebijakan ini hanya ditujukan kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit berskala besar yang menggunakan sumber daya air permukaan dalam jumlah signifikan.

Berdasarkan data Pansus OPD DPRD Riau, total luas perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau mencapai sekitar 1,5 juta hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 600 ribu hektare di antaranya disebut belum memiliki kejelasan perizinan, baik dari sisi Izin Usaha Perkebunan (IUP) maupun Hak Guna Usaha (HGU).

“Dari total 1,5 juta hektare itulah yang kita hitung dan akan dikejar melalui pajak air permukaan. Nantinya akan dihitung volume pemanfaatan air permukaan dari seluruh kebun yang memiliki IUP dan HGU tersebut,” jelas Abdullah.

Sebagai perbandingan, ia mencontohkan penerapan pajak air permukaan di Provinsi Sulawesi Barat. Dengan luas perkebunan sawit sekitar 50 ribu hektare, daerah tersebut mampu memperoleh penerimaan pajak air permukaan hingga Rp250 miliar per tahun.

“Kalau di Sulbar dengan 50 ribu hektare bisa menghasilkan Rp250 miliar per tahun, sementara Riau punya sekitar 1,5 juta hektare. Dari situ muncul potensi Rp3 triliun hingga Rp4 triliun per tahun. Di Sulbar sudah berjalan, di Sumatera Barat tinggal penagihan. Jadi tidak ada alasan Riau tidak menerapkan hal serupa,” ungkapnya.

Apabila kebijakan ini dapat diterapkan secara optimal, Pansus OPD DPRD Riau memperkirakan potensi pajak air permukaan di Riau bisa mencapai Rp3–4 triliun per tahun. Nilai tersebut dinilai signifikan untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain menambah pemasukan daerah, langkah ini juga diharapkan mendorong pengelolaan sumber daya alam yang lebih adil, berkelanjutan, serta memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Sumber: Bisnis


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
Pemko Pekanbaru resmi segel New Paragon yang diduga jadi lokasi pesta waria (foto/Tata)Disegel Pemko, Kapolresta Pekanbaru Dalami Dugaan Pelanggaran New Paragon
  Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Rizki, seorang pemilik toko pernak-pernik Imlek di Pekanbaru (foto/rri)Jelang Imlek 2026, Penjualan Pernak-Pernik di Pekanbaru Mulai Meningkat
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved