PEKANBARU - Menjelang Ramadan 2026, stabilitas harga cabai merah di Kota Pekanbaru menjadi sinyal positif bagi ketahanan pangan daerah.
Untuk di Pasar Sail, harga komoditas hortikultura strategis ini masih berada dalam rentang normal, ditopang oleh pasokan antarprovinsi yang lancar dan stok pasar yang mencukupi.
Hasil pemantauan di Pasar Sail, Jalan Hang Tuah, Minggu (8/2/2026), memperlihatkan aktivitas distribusi cabai merah dari daerah sentra produksi tetap berjalan tanpa hambatan.
Kondisi ini berperan penting dalam menahan laju kenaikan harga di tengah tren peningkatan permintaan jelang bulan puasa.
Pedagang cabai merah di Pasar Sail, Aini Febriani, memastikan hingga awal Februari belum ada gejolak harga yang signifikan.
Ia menilai kelancaran distribusi dari daerah pemasok utama menjadi faktor utama terjaganya stabilitas harga.
“Sampai sekarang harga cabai merah masih stabil, belum ada kenaikan. Pasokan dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara masih masuk dengan lancar, jadi stok di pasar aman,” kata Aini.
Menurut Aini, harga cabai merah asal Medan saat ini berada di kisaran Rp48.000 per kilogram, sedangkan cabai merah Bukit dijual sekitar Rp60.000 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih wajar dan sesuai dengan kondisi pasar harian.
“Cabai Medan kami jual sekitar Rp48.000 per kilo, sementara cabai Bukit Rp60.000 per kilo. Itu masih harga normal, belum ada lonjakan,” jelasnya.
Meski permintaan mulai menunjukkan peningkatan menjelang Ramadan, Aini menyebut dampaknya terhadap harga belum terasa.
Para pedagang berharap arus pasokan dari daerah sentra produksi tetap konsisten agar harga tetap terkendali hingga memasuki bulan puasa.
“Harapannya pasokan terus lancar sampai Ramadan, supaya harga cabai merah tetap stabil dan terjangkau untuk masyarakat,” ujarnya.
Dari sisi konsumen, stabilnya harga cabai merah memberikan rasa tenang menjelang Ramadan. Susi Trianingsih (50), ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Sail, mengaku harga cabai masih sesuai dengan daya beli masyarakat.
“Harganya masih normal, tidak jauh berbeda dari hari biasa. Kami tentu berharap harga bahan pokok seperti cabai tidak naik menjelang Ramadan,” kata Susi.
Ia juga berharap pemerintah terus aktif melakukan pemantauan harga dan menjaga distribusi bahan pangan agar kebutuhan masyarakat selama Ramadan dapat terpenuhi tanpa tekanan harga.
“Kalau pasokan terjaga dan harga stabil, masyarakat pasti lebih tenang menyambut Ramadan,” tutupnya.