www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Gebyar Pajak 2026 Resmi Diluncurkan, Warga Riau Berpeluang Raih Emas dan Motor
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


1.528 SPPG Disetop Sementara, BGN Tekankan Standar Higiene
Jumat, 27 Maret 2026 - 06:56:00 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

JAKARTA – Badan Gizi Nasional mencatat sebanyak 1.528 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dihentikan sementara operasionalnya. Data tersebut merupakan akumulasi sejak Januari 2025 hingga 25 Maret 2026.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menyampaikan bahwa jumlah tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan dua pekan sebelumnya.

Menurutnya, penurunan terjadi karena sejumlah SPPG mulai mengurus Sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat operasional.

“Terjadi penurunan dibandingkan dua minggu lalu karena sudah banyak yang mendaftar SLHS,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, pada periode sebelumnya jumlah SPPG terdampak lebih tinggi, terutama di wilayah Pulau Jawa yang mencapai lebih dari 1.500 unit. Sementara itu, wilayah Indonesia Timur mencatat 779 SPPG terdampak, dan Indonesia Barat sebanyak 492 unit.

Penghentian operasional, kata Nanik, terutama diberlakukan bagi SPPG yang belum memenuhi kewajiban pendaftaran SLHS. Namun, setelah dilakukan penindakan, sebagian besar kini mulai memenuhi persyaratan tersebut.

“Setelah disuspensi, jika kendalanya belum mendaftar SLHS, kini banyak yang sudah melakukan pendaftaran,” jelasnya.

Kebijakan ini ditegaskan sebagai langkah pengawasan untuk memastikan kualitas layanan gizi tetap memenuhi standar, khususnya dalam aspek higiene dan sanitasi.

Dengan meningkatnya kepatuhan terhadap standar tersebut, operasional SPPG diharapkan dapat kembali berjalan secara bertahap.

Adapun penghentian operasional SPPG dibagi dalam dua kategori, yakni karena kejadian menonjol (KM) dan non-kejadian menonjol.

Untuk kategori kejadian menonjol, yakni gangguan pencernaan pada penerima manfaat, tercatat sebanyak 72 SPPG yang ditutup, dengan rincian 17 unit di Wilayah I, 27 unit di Wilayah II, dan 28 unit di Wilayah III.

Sementara itu, untuk kategori non-kejadian menonjol, seperti ketidaksesuaian pembangunan dapur dengan petunjuk teknis, tercatat sebanyak 692 SPPG, terdiri dari 198 unit di Wilayah I, 464 unit di Wilayah II, dan 30 unit di Wilayah III.

Hingga kini, jumlah SPPG yang masih berstatus penghentian operasional tercatat sebanyak 764 unit, dengan rincian 215 unit di Wilayah I, 491 unit di Wilayah II, dan 58 unit di Wilayah III.

Sumber: Sindonews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Gebyar Pajak 2026 dari Pemprov Riau (foto/ist)Gebyar Pajak 2026 Resmi Diluncurkan, Warga Riau Berpeluang Raih Emas dan Motor
PT SPR buka seleksi Dirut dan Komisaris.(foto: int)Jadwal Lengkap Seleksi Komisaris & Direktur PT SPR 2026, Ini Dokumen Wajibnya
Bayar pajak tepat waktu Bapenda Riau beri hadiah.(ilustrasi/int)Bayar Pajak Tepat Waktu, Warga Riau Berpeluang Dapat Motor dan Emas
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(infografis/AI)Pagi Mendung, Hujan dan Petir Ancam Riau Malam Ini
ilustrasi.1.528 SPPG Disetop Sementara, BGN Tekankan Standar Higiene
  Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah hadiri PBMS 2026.(foto: tata/halloriau.com)Hadiri PBMS 2026, Gubernur Sumbar Ajak Perantau Magek Investasi Ide untuk Kampung Halaman
Lonjakan trafik di Tol Riau saat arus balik lebaran 2026.(foto: mcr)Arus Balik Lebaran 2026, Trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak Hampir 300%
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(infografis/AI)Lonjakan Hotspot Akhir Maret, 224 Titik Panas di Riau Paling Mengkhawatirkan
Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kampar, Ardi Mardiansyah.Sambut HUT Kampar, Festival Pacu Sampan Targetkan Ribuan Wisatawan
BNPB mencatat total luasan Karhutla di Riau mencapai 2.713,26 hektare dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, terhitung sejak 1 Januari hingga 24 Maret 2026. Foto/BNPBBNPB: Luas Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau Tembus 2.713 Hektare
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved