www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Sita Uang Rp400 Juta Usai Geledah Rumdin Bupati Inhu, KPK: Terkait OTT Gubernur Riau
Selasa, 23 Desember 2025 - 13:04:43 WIB
KPK menggeledah kantor dan Rumdin Bupati Inhu beberapa waktu lalu.(foto: int)
KPK menggeledah kantor dan Rumdin Bupati Inhu beberapa waktu lalu.(foto: int)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas (Rumdin) Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Ade Agus Hartanto sebagai bagian dari pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi di lingkungan Pemprov Riau.

Penggeledahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang sebelumnya menjerat Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menjelaskan, penggeledahan dilakukan dalam rangka mendalami perkara dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang berkaitan dengan proyek-proyek di wilayah Riau.

“Dalam lanjutan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dan penerimaan lainnya di wilayah Riau, KPK kemudian melakukan penggeledahan di antaranya di rumah dinas Bupati Inhu,” ujar Budi, Senin (22/12/2025).

Meski baru disampaikan ke publik, Budi memastikan penggeledahan di rumah dinas Bupati Inhu tersebut telah dilakukan pada pekan lalu.

Dari lokasi penggeledahan, tim penyidik KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai dengan nilai ratusan juta rupiah.

“Uang yang diamankan sekitar lebih dari Rp400 juta,” ungkapnya.

Sebelumnya, KPK juga melakukan penggeledahan di rumah dinas Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, pada Senin (15/12/2025). Langkah tersebut masih berkaitan dengan perkara yang sama.

“Benar, tim sedang melakukan giat penggeledahan di rumah dinas SFH (SF Hariyanto), Plt Gubernur Riau,” kata Budi.

Menurut KPK, perkara ini bermula dari OTT yang dilakukan pada awal November 2025, terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.

“Terkait penyidikan perkara dugaan tindak pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Pemprov Riau, yang bermula dari kegiatan tertangkap tangan pada awal November lalu,” jelasnya.

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid, Kadis PUPR-PKPP Riau Muhammad Arief Setiawan, serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam.

Ketiganya resmi ditahan selama 20 hari pertama terhitung sejak 4 hingga 23 November 2025 di Rutan Merah Putih dan Rutan C1.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, mengungkapkan bahwa total uang hasil pemerasan yang dikumpulkan melalui modus setoran 'jatah preman' mencapai Rp4,05 miliar.

Uang tersebut diduga berasal dari Kepala UPT Dinas PUPR-PKPP dan disetorkan untuk kepentingan Gubernur Riau Abdul Wahid.

“Setoran dilakukan setelah adanya kesepakatan pemberian fee sebesar 5 persen atau sekitar Rp7 miliar untuk Gubernur Riau,” ucap Johanis Tanak.

KPK menegaskan akan terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam perkara ini guna memastikan penegakan hukum berjalan secara menyeluruh dan transparan.

Sumber: tribunpekanbaru.com


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Riau meningkat hari ini.(ilustrasi/int)BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
  Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved