www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Workshop Fotografi PT IKPP, Strategi Baru Ciptakan UMKM Kreatif Generasi Muda di Tulang
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Dugaan Perambahan Hutan 885 Hektare di Rohul Masuk Penyelidikan Polda Riau
Jumat, 23 Januari 2026 - 08:30:00 WIB
ilustrasi.
ilustrasi.

PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau tengah mengusut dugaan aktivitas perkebunan kelapa sawit ilegal serta perambahan kawasan hutan seluas sekitar 885 hektare di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Aparat kepolisian menegaskan penyelidikan kasus tersebut masih terus berjalan.

Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro melalui Kepala Subdirektorat IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), AKBP Nasrudin, memastikan penanganan perkara tidak akan dihentikan.

“Penyelidikan kasus ini masih berjalan dan tidak ada kata berhenti,” ujar Nasrudin kepada wartawan, Rabu (21/1/2026).

Ia mengungkapkan, hingga saat ini penyidik telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi. Para saksi berasal dari unsur pemerintah desa, termasuk kepala desa, serta masyarakat yang bermukim di sekitar lokasi lahan yang dilaporkan.

Selain itu, penyidik juga berencana meminta keterangan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta saksi ahli guna memastikan status hukum lahan yang dipermasalahkan.

“Kami akan meminta keterangan dari KLHK dan saksi ahli untuk memastikan apakah lahan tersebut berada di dalam kawasan hutan negara atau di luar kawasan hutan. Setelah itu, baru dilakukan pemeriksaan terhadap pihak terlapor,” jelas Nasrudin.

Kasus ini bermula dari laporan resmi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Amanah Rakyat Indonesia (AMATIR) yang diterima Ditreskrimsus Polda Riau pada Kamis (6/11/2025). Laporan tersebut menyoroti dugaan pengelolaan perkebunan kelapa sawit tanpa izin usaha serta perambahan kawasan hutan negara.

Pihak yang dilaporkan dalam perkara ini berinisial DP dan AYP bersama kelompoknya. Dugaan aktivitas ilegal tersebut disebut berada di dua lokasi berbeda di Kabupaten Rokan Hulu.

Ketua LSM AMATIR, N Ismanto, SH, mengapresiasi langkah Ditreskrimsus Polda Riau yang dinilai cepat menindaklanjuti laporan tersebut. Ia menyebutkan, total luas lahan yang dilaporkan mencapai sekitar 885 hektare.

“Sekitar 435 hektare berada di Desa Bonai, Kecamatan Kunto Darussalam, dan sekitar 450 hektare berada di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam,” ungkap Ismanto.

Ia menegaskan, surat keterangan tanah yang diterbitkan oleh pemerintah desa atau kecamatan tidak dapat dijadikan dasar hukum untuk mengelola kawasan hutan negara.

“Surat keterangan tanah dari kepala desa atau camat bukan izin pengelolaan kawasan hutan. Penguasaan kawasan hutan tanpa izin merupakan pelanggaran hukum,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terlapor belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Polda Riau menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan perkara sesuai hasil penyelidikan yang sedang berlangsung.

Sumber: Tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Kegiatan photography workshop PT IKPP di Tualang, Siak.(foto: istimewa)Workshop Fotografi PT IKPP, Strategi Baru Ciptakan UMKM Kreatif Generasi Muda di Tulang
ilustrasi.Karhutla Mulai Mengintai Riau, Manggala Agni Perketat Patroli dan Respons Dini
Rencana penerapan pajak air permukaan untuk perusahaan sawit di Riau.(ilustrasi/int)DPRD Riau: Wacana Pajak Air Permukaan Sawit Hanya untuk Perusahaan, Potensi PAD Rp4 Triliun
Ilustrasi harga emas 1 gram Antam masih tinggi (foto/int) Harga 1 Gram Emas Antam di Pekanbaru Dijual Rp2,916 Juta
Prakiraan cuaca di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Cuaca Riau Hari Ini Relatif Stabil, Hujan Lokal Masih Mengintai
  Gepeng di Pekanbaru makin menjamur dan berisiko ganggu keamanan masyarakat.(foto: dok/halloriau.com)Gepeng Makin Agresif di Pekanbaru, DPRD Sorot Risiko Keamanan Masyarakat
Harga emas di Galeri 24 Pegadaian Pekanbaru turun hari ini (foto/riki)Harga 1 Gram Emas Pegadaian di Pekanbaru Turun Hari Ini, Saatnya Beli?
Pemadaman karhutla di Teluk Meranti, Pelalawan masih berlangsung.(ilustrasi/int)5 Hektare Lahan Terbakar, Tim Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Karhutla Pelalawan
Sebaran titik panas di Riau hari ini.(ilustrasi/AI)Inhil Terbanyak, Hotspot Riau Meningkat Jadi 62 Titik Pagi Ini
ist.Kunjungi KI Riau, Polda Riau Pastikan Layanan Informasi Publik Transparan
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved