PEKANBARU - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau resmi menggelar Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 sebagai langkah awal mempersiapkan keamanan lalu lintas menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya menghadapi arus mudik Idul Fitri.
Operasi ini mulai dilaksanakan Senin (2/2/2026) dan akan berlangsung selama dua pekan hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan ribuan personel gabungan di seluruh wilayah Provinsi Riau.
Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan, Operasi Keselamatan Lancang Kuning bukan kegiatan insidental, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.
“Ini merupakan operasi pendahuluan menjelang Operasi Ketupat 2026. Mobilitas masyarakat pasti meningkat, sehingga sejak awal kita kondisikan situasi lalu lintas agar lebih aman dan tertib,” ujar Brigjen Hengki.
Menurut Brigjen Hengki, fokus utama operasi ini adalah menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menekan jumlah kecelakaan, serta meminimalisir fatalitas korban di jalan raya.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh pengguna jalan.
“Yang paling penting adalah menyamakan persepsi bahwa jalan raya adalah ruang bersama. Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab kolektif untuk mewujudkan kamseltibcarlantas,” tegasnya.
Dalam pelaksanaannya, Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026 mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
Sekitar 80 persen kegiatan bersifat preemtif dan preventif, seperti sosialisasi, edukasi keselamatan berlalu lintas, serta kehadiran personel di titik-titik rawan kecelakaan dan pelanggaran.
Sementara itu, penegakan hukum tetap dilakukan secara selektif dan berorientasi prioritas, dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi.
“Penindakan tetap berjalan, namun 95 persen dilakukan melalui ETLE dan hanya 5 persen secara manual,” ungkapnya.
Sebanyak 1.126 personel gabungan dari berbagai unsur dikerahkan untuk mendukung Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026.
Kegiatan ini merupakan operasi terpusat kewilayahan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai fondasi awal menciptakan lalu lintas yang aman menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dengan operasi ini, Polda Riau berharap tingkat disiplin masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat, sekaligus menekan potensi kecelakaan sejak dini sebelum puncak arus mudik.