PEKANBARU – Duel krusial tersaji saat PSPS Pekanbaru menjamu Garudayaksa FC, Sabtu (28/2/2026) pukul 20.30 WIB.
Pertandingan putaran ketiga Championship Liga 2 ini menjadi momentum penentuan bagi Askar Bertuah untuk menjauh dari ancaman degradasi.
Bermain di kandang sendiri, PSPS tidak sekadar memburu kemenangan, tetapi juga menjaga jarak aman dari pesaing terdekat di papan bawah klasemen Grup A.
Momentum Kebangkitan di Tengah Tekanan
Tim asuhan Aji Santoso datang dengan modal positif usai menahan dua tim papan atas, yakni Persiraja Banda Aceh dan Adhyaksa FC. Dua poin dari laga tandang itu dinilai lebih dari sekadar angka.
“Pertandingan hari ini sangat penting, karena kita juga ingin semakin menjauh dari zona playoff degradasi,” tegas Aji Santoso.
Ia menilai progres permainan anak asuhnya mulai terlihat, terutama dari sisi kekompakan dan mental bertanding.
“Saya percaya pemain kita sekarang semakin padu dan kuat. Itu terlihat dari dua laga away kemarin meski lawan berada di atas kita,” ujarnya.
PSPS kini mengoleksi 23 poin, hanya terpaut satu angka dari Persekat Tegal yang berada di garis degradasi. Situasi ini membuat setiap laga tersisa di putaran ketiga menjadi krusial.
Ancaman Nyata dari Bawah
Kebangkitan Persekat menjadi alarm serius. Mereka menunjukkan organisasi permainan solid, termasuk saat menghadapi PSMS Medan.
PSPS tak punya pilihan selain fokus meraih tiga poin, alih-alih menghitung posisi klasemen pesaing.
Kemenangan atas Garudayaksa akan menjadi suntikan moral sekaligus langkah strategis menjauh dari tekanan zona merah.
Penyerang PSPS, Asir Asiz, menegaskan kesiapan timnya.
“Kita pemain tentu sangat ingin tiga poin hari ini malam. Latihan berjalan sangat bagus, kami akan bekerja keras untuk meraih kemenangan,” katanya.
Garudayaksa Datang dengan Ambisi Puncak
Di sisi lain, Garudayaksa FC juga tak datang sebagai tamu biasa. Tim besutan M Ridwan saat ini bersaing di papan atas dengan 37 poin.
“Pasca pertandingan menghadapi Sumsel United, kami terus berbenah dan melakukan persiapan matang menghadapi PSPS Pekanbaru,” ujar Ridwan.
Ia mengakui peningkatan performa PSPS di putaran ketiga.
“PSPS tim yang sangat baik. Performa mereka terus meningkat dan punya pengalaman. Target mereka jelas dan saya rasa tidak akan banyak terpengaruh meski laga tanpa penonton,” ungkapnya.
Laga Tanpa Ruang Kesalahan
Bagi PSPS, laga ini bukan sekadar pertandingan kandang. Ini tentang menjaga harga diri, mengamankan posisi, dan memastikan asa bertahan di Liga 2 tetap hidup.
Tekanan besar justru bisa menjadi bahan bakar kebangkitan. Jika mampu memaksimalkan momentum dan soliditas tim, Askar Bertuah berpeluang mengubah ancaman degradasi menjadi titik balik kebangkitan musim ini.