www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


LAMR Kecam Pembunuhan Gajah di Pelalawan: Alam Bukan untuk Dihabiskan
Sabtu, 07 Februari 2026 - 10:39:03 WIB
LAMR kecam perburuan gajah sumatera.(ilustrasi/int)
LAMR kecam perburuan gajah sumatera.(ilustrasi/int)

PEKANBARU - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menilai kasus perburuan dan pembunuhan gajah sumatera di Kabupaten Pelalawan bukan sekadar tindak pidana lingkungan, tetapi juga pelanggaran serius terhadap nilai adat Melayu yang menjunjung tinggi keharmonisan manusia dengan alam.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR, Datuk Seri H Marjohan Yusuf menegaskan, flora dan fauna merupakan amanah yang harus dijaga dan diwariskan, bukan dieksploitasi demi kepentingan sesaat.

“Alam ini bukan untuk dihabiskan, tetapi untuk diwariskan kepada anak cucu. Menjaga flora dan fauna sama artinya menjaga masa depan,” ujar Datuk Seri Marjohan, didampingi Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil, Sabtu (7/2/2026).

LAMR secara tegas mengecam segala bentuk perburuan liar terhadap satwa dilindungi, termasuk gajah sumatera yang populasinya kian terancam.

Menurut Datuk Seri Marjohan, tindakan tersebut bertentangan dengan tunjuk ajar Melayu yang mengajarkan keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Dalam pandangan adat Melayu, manusia adalah pelindung alam, bukan perusaknya,” tegasnya.

Datuk Seri Marjohan menjelaskan, adat Melayu memandang alam sebagai titipan yang wajib dijaga secara arif.

Masyarakat diajarkan prinsip tahu menjaga rimba, yakni tidak merusak hutan secara serampangan serta memanfaatkan hasil alam secara bijaksana.

Hutan larangan dan kawasan sekitar sumber air tidak boleh ditebang demi mencegah bencana ekologis.

Demikian pula terhadap fauna, adat Melayu melarang penyiksaan maupun perburuan berlebihan, terlebih terhadap satwa yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Kerusakan alam hari ini akan menjadi penderitaan bagi generasi berikutnya. Ini yang selalu diingatkan dalam tunjuk ajar Melayu,” ujarnya.

Dalam konteks penegakan hukum, LAMR menyatakan dukungan penuh terhadap Program Green Policing yang digagas Polda Riau.

Program ini dinilai sejalan dengan nilai-nilai adat Melayu yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.

“Upaya yang dilakukan Polda Riau sejalan dengan nilai adat Melayu. Penjagaan alam harus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan,” kata Datuk Seri Marjohan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seekor gajah sumatera jantan ditemukan mati pada Senin (2/2/2026) malam di areal konsesi PT RAPP Distrik Ukui, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan.

Kondisi bangkai gajah tersebut sangat mengenaskan. Bagian kepala terpotong dan kedua gadingnya hilang.

Petugas di lokasi menemukan dua potongan logam proyektil peluru, menguatkan dugaan bahwa satwa dilindungi itu dibunuh dengan cara ditembak.

Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan terhadap satwa dilindungi di Riau sekaligus menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup di daerah tersebut.

Sumber: mediacenter.riau.go.id


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pansel umumkan 28 calon pimpinan BRKS yang lolos.(ilustrasi/int)28 Nama Lolos Seleksi Administrasi Bos Baru BRKS, Ini Daftar Lengkapnya
Pemutihan pajak di Riau selama bulan Agustus 2026.(ilustrasi/int)Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai 1 Agustus 2026, Tunggakan 5 Tahun Bisa Bayar 2 Tahun
Malaria hantui warga Sinaboi, Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Malaria Masih Hantui Sinaboi, Warga Rohil Minta Pemerintah Lebih Serius
Syafrudin Iput serap aspirasi warga Rohil.(foto: afrizal/halloriau.com)Pokir Rp11 Miliar Jadi Harapan, Syafrudin Iput Bawa Aspirasi Warga Bangko ke APBD 2027
Ilustrasi.Pajak Alat Berat Jadi Penyumbang PAD Terendah di Riau, Baru Capai 23,6 Persen
  Koalisi Keberlanjutan Media resmi berdiri.(foto: istimewa)20 Organisasi dan Institusi Bersatu, Koalisi Baru Ini Bidik Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto.(foto: int)Gaji ke-13 ASN Rohil-Inhu Beres, Pemprov Riau Masih Kawal Hak Pegawai di Daerah
Jajaran top manajemen PT TAM usai Toyota GAZOO Racing Press Conference di booth Toyota.(foto: istimewa)Toyota GR Makin Diminati, Varian Sporty Sumbang Lebih dari 60% Penjualan
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)51 Hotspot Terdeteksi di Sumatera, Riau Sumbang 10 Titik Panas Sore ini
Perjuangan RS Bhayangkara Polda Riau dampingi dua anak osteogenesis imperfecta (foto/ist)3,5 Tahun Dampingi Dua Anak 'Tulang Kaca', RS Bhayangkara Polda Riau Beri Penanganan Komprehensif Tanpa Biaya
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved