www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


May Day 2026: KSBSI Riau Soroti Pelanggaran Upah hingga PHK Sepihak di Perusahaan
Rabu, 29 April 2026 - 15:17:26 WIB
Ilustrasi peringati May Day 2026, KSBSI Riau menyoroti banyak persoalan ketenagakerjaan (foto/ist)
Ilustrasi peringati May Day 2026, KSBSI Riau menyoroti banyak persoalan ketenagakerjaan (foto/ist)

PEKANBARU - Dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026, kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Riau masih menjadi persoalan serius. Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) wilayah Riau menilai hubungan industrial di daerah tersebut masih jauh dari harapan, dengan berbagai persoalan klasik yang tak kunjung terselesaikan.

Koordinator Wilayah KSBSI Riau, Juandy Hutauruk, mengungkapkan bahwa pelanggaran terhadap regulasi upah masih sering terjadi, terutama di sektor perkebunan. Ia menyoroti kasus di Kabupaten Kampar dan Indragiri Hulu, di mana kenaikan upah sektor perkebunan tahun 2026 yang telah ditetapkan pemerintah tidak dijalankan oleh sejumlah perusahaan.

“Buruh di sektor perkebunan hingga saat ini belum pernah menerima kenaikan upah sebagaimana yang sudah ditetapkan. Ini menunjukkan lemahnya kepatuhan pengusaha terhadap regulasi,” ujar Juandy, Rabu (29/4/2026).

Selain itu, persoalan pemutusan hubungan kerja (PHK) juga mencuat akibat alih kelola perusahaan perkebunan sawit dari pihak swasta ke Agrinas. Dalam proses tersebut, sejumlah perusahaan disebut mengabaikan kewajiban pembayaran pesangon kepada buruh.

“Perusahaan berdalih adanya pengambilalihan oleh Agrinas, sehingga kewajiban pesangon diabaikan. Ini jelas merugikan buruh,” tegasnya kepada halloriau.com.

Tak hanya itu, KSBSI juga menyoroti ketidakpatuhan sejumlah perusahaan terhadap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), khususnya terkait pesangon, upah lembur, dan kekurangan pembayaran upah.

“Perjuangan kami sudah melalui proses panjang sesuai mekanisme hukum, namun hasilnya belum dirasakan buruh. Ini menjadi bukti lemahnya pengawasan dari instansi terkait,” kata Juandy.

Menurutnya, kondisi ini mengindikasikan adanya dugaan pelanggaran hukum oleh perusahaan, bahkan terhadap putusan resmi lembaga peradilan. KSBSI menilai pemerintah daerah perlu mengambil langkah tegas untuk memperbaiki situasi tersebut.

Dalam momentum May Day 2026, KSBSI Riau juga mengangkat sejumlah isu nasional, seperti ratifikasi Konvensi ILO 190 terkait kekerasan dan pelecehan di tempat kerja berbasis gender, percepatan pembahasan RUU Ketenagakerjaan yang melibatkan serikat buruh, serta perubahan aturan kontrak outsourcing.

Juandy menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh tidak boleh hanya menjadi seremoni belaka.

“Tidak cukup hanya perayaan, tidak cukup hanya bersorak. Harus ada tindakan nyata dan pembahasan serius untuk mencari solusi,” ujarnya.

KSBSI pun mendorong Pemerintah Provinsi Riau bersama aparat penegak hukum dan legislatif untuk membuka ruang dialog khusus guna menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan yang ada.

“Bangkit berjuang atau hilang ditelan zaman,” tutup Juandy.

Editor: Riki


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
 Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS Hendry Munief MBA.Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Aryaduta Hotel gelar Djakap Djiwa 2026, angkat kesehatan fisik dan mental ibu hamil (foto/ist)Harmony of Motherhood, Cara Aryaduta Edukasi Ibu Hamil Lewat Program Djakap Djiwa
Ilustrasi peringati May Day 2026, KSBSI Riau menyoroti banyak persoalan ketenagakerjaan (foto/ist)May Day 2026: KSBSI Riau Soroti Pelanggaran Upah hingga PHK Sepihak di Perusahaan
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI).Pendapatan Digital Melesat! Bank Negara Indonesia Raih PPOP Tertinggi
Sidang lanjutan kasus dugaan japrem Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid di PN Pekanbaru.(foto: tribunpekanbaru.com)Ruang Sidang Membludak, Fakta Baru Kasus Dugaan Japrem di PUPR Riau Mulai Terkuak
  Secara musyawarah dan mufakat, Zulfadli sah pimpin PWI Rohil (foto/afrizal)Secara Musyawarah dan Mufakat, Zulfadli Pimpin PWI Rohil
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, Syafri Syarif (foto/int)DPRD Minta Pemko Pekanbaru Data dan Awasi Izin Daycare
1.720 jemaah calon haji Riau sudah di Madinah.(ilustrasi/int)1.720 Jemaah Calon Haji Riau Sudah di Madinah, Belasan Tertunda Berangkat
ilustrasi.Laba Melonjak 46%! PT Perusahaan Gas Negara Tbk Tancap Gas di Awal 2026
Pemprov Riau percepat konsolidasi desa cegah karhutla sejak dini.(ilustrasi/int)Ancaman El Nino Menguat, Riau Percepat Konsolidasi Desa Cegah Karhutla Sejak Dini
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved