www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Tekanan Fiskal Menguat, Plt Gubernur Riau Instruksikan Penyelesaian Tunda Bayar
Selasa, 06 Januari 2026 - 07:37:35 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau menghadapi tekanan fiskal serius pada awal tahun anggaran 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini mengalami defisit sekitar Rp1,2 triliun.

Dalam kondisi tersebut, Hariyanto meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Riau untuk memfokuskan kinerja pada penyelesaian kewajiban keuangan yang tertunda, khususnya tunda bayar dan tunda salur yang berdampak langsung terhadap masyarakat serta mitra kerja pemerintah.

“Dalam situasi sekarang, yang paling utama adalah menyelesaikan tunda bayar dan tunda salur. Itu harus menjadi fokus bersama,” ujar Hariyanto, Senin (5/1/2026).

Ia menegaskan, meskipun seluruh tugas pemerintahan memiliki tingkat kepentingan yang sama, kondisi fiskal yang masih defisit menuntut adanya skala prioritas yang jelas. Penyelesaian kewajiban keuangan dinilai menjadi langkah mendesak guna menjaga kepercayaan publik dan kelangsungan pelayanan pemerintah.

Hariyanto mengakui, sepanjang tahun 2025 kinerja keuangan daerah belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kewajiban pemerintah kepada masyarakat. Namun demikian, pemerintah daerah telah berupaya maksimal di tengah keterbatasan anggaran.

“Memang harus diakui, tahun 2025 tanggung jawab kita kepada masyarakat, khususnya terkait tunda bayar, belum sepenuhnya tertuntaskan. Tapi upaya maksimal sudah kita lakukan,” jelasnya.

Selain menyoroti persoalan fiskal, Plt Gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan etos kerja dan kualitas pelayanan publik. Ia menyebutkan bahwa tahun 2025 menjadi periode yang cukup berat bagi penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Riau.

Memasuki tahun anggaran 2026, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta untuk lebih selektif dan disiplin dalam menyusun serta melaksanakan program. Fokus pada kegiatan skala prioritas dinilai penting agar belanja daerah tetap sejalan dengan kemampuan fiskal.

“Saya sudah meminta Pak Sekda, seluruh kepala OPD, dan inspektorat untuk sepakat menyelesaikan kegiatan prioritas. Jangan melebar ke program lain di luar kemampuan anggaran,” tegasnya.

Hariyanto juga mengingatkan agar program yang telah ditetapkan tidak kembali dibuka untuk proses lelang tambahan, karena berpotensi memicu pembengkakan belanja dan memperparah defisit keuangan daerah.

Meski menghadapi tantangan fiskal, Pemerintah Provinsi Riau tetap optimistis terhadap prospek pendapatan daerah. APBD Riau tahun 2026 ditargetkan sebesar Rp8,3 triliun, angka yang dinilai realistis dengan dukungan komunikasi dan kerja sama bersama pihak ketiga.

“Target APBD 2026 sebesar Rp8,3 triliun kami yakini bisa tercapai. Kami terus membangun komunikasi dengan pihak ketiga, termasuk perusahaan besar yang beroperasi di Riau seperti PHR dan lainnya,” pungkasnya.

Sumber: Bisnis


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebaran titik panas di Riau meningkat hari ini.(ilustrasi/int)BMKG Temukan 170 Hotspot di Sumatera, 113 Titik Panas Menyala di Riau
Anggota DPRD Pekanbaru H Wan Agusti SH MH.DPRD Pekanbaru Minta Pengamanan Ramadan Dilakukan Nyata di Lapangan
ist.Hashim: Empat Perusahaan Keberatan Izinnya Dicabut Pemerintah
ilustrasi.Pajak Sawit Dinilai Tidak Efisien Tingkatkan PAD Riau
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.Penentuan Awal Ramadan 1447 H, Muhammadiyah Gunakan Kalender Hijriah Global
  Pembahasan lanjutan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Sicincin-Bukittinggi.Bupati Agam Hadiri Rapat Lanjutan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Bukittinggi–Sicincin
Cuaca Riau hari ini.(ilustrasi/int)Warga Riau Perlu Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lokal dari Siang hingga Malam Nanti
ilustrasi.Satgas MBG Bangkalan Tegaskan Makanan Tidak Basi Meski Berbau Asam
Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Misharti menghadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di SICC, Bogor, Senin (2/2/2026).Hadiri Rakornas 2026, Bupati Kampar Nilai Penyamaan Persepsi Pusat dan Daerah Penting
Direktur RPB, Ade Putra (dua kanan) dalam rapat koordinasi persiapan menghadapi HBKN Ramadan dan Idulfitri (foto/ist)Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gencarkan Operasi Pasar Murah
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
AMSI Riau dan SKK Migas Sumbagut Perkuat Kerjasama di 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved